25 C
Sidoarjo
Sunday, March 22, 2026
spot_img

Awal Ramadan di Gresik, Puskesmas Diserbu Banyak Pasien Berobat

Gresik, Bhirawa
Awal bulan ramadan beberapa Puskesmas mengalami lonjakan signifikan, lantaran usai libur cuti Imlek banyak warga Gresik melakukan pemeriksaan kesehatan di poli umum hingga pemasangan dan pengambilan alat kontrasepsi termasuk layanan kesehatan reproduksi di poli KB.

Kepala Puskesmas Sukomulyo Inna Widya Satvika mengatakan kaget karena lonjakan kunjungan mencapai sekitar 50 persen dibanding hari biasa. Jika hari biasa rata-rata sekitar 200 kunjungan per hari, namun hari ini sampai siang sudah tercatat 322 kunjungan, paling banyak di poli umum dan poli anak.

“Beragam penyakit yang di derita oleh anak-anak, dari mulai dieare, demam juga yang lainya.”ujarnya.

Sementara Kepala Puskesmas Gending Widyadiningsih Qosim mengatakan, jumlah pengunjung hari ini mencapai lebih dari 253 orang. Bahkan sempat ditutup di angka 263 kunjungan, mayoritas pasien merupakan warga yang melakukan kontrol lanjutan dan rujukan. Seperti, keluhan ringan seperti batuk, dan pilek juga demam yang sekarang mulai berdampak pada kesehatan tubuh manusia.

“Kalau hari normal sekitar 170 pasien,jika sabtu kemarin pada 14 Februari sudah 230 an. Hari ini 253 dan ditutup 263, berharap kondisi segera menurun dan tidak ada apa-apa dengan penyakitnya.” ungkapnya.

Lonjakan dipicu oleh libur Imlek selama dua hari, sehingga banyak warga menunda berobat. Tak hanya di poli, Unit Gawat Darurat (UGD) juga mengalami peningkatan kunjungan. Jika biasanya hanya melayani sekitar 16 pasien darurat di pagi hari, saat libur Imlek jumlahnya melonjak hingga 51 orang.

Berita Terkait :  ARTSUBS 2025 Sajikan Karya dari 130 Seniman

“Mungkin karena banyak yang batuk pilek, tapi sudah tidak sabar menunggu poli buka. Akhirnya langsung ke UGD, untuk segera meminta perawatan.”ungkapnya.

Untuk pasien kronis seperti penderita hipertensi, dan penyakit menahun tetap terlayani dengan baik. Bahkan bagi peserta BPJS PBI yang mendadak tidak terdaftar, pihak puskesmas mengambil langkah cepat melalui skema UHC fast tracking.

Dalam semangat Integrasi Layanan Primer (ILP), layanan kesehatan kini terus didekatkan ke masyarakat melalui pustu dan puskesmas desa. Agar warga tidak perlu jauh-jauh ke puskesmas induk, atau rumah sakit Ibnu Sina.

Dotambahkan Widyadiningsih Qosim, bahwa untuk pemeriksaan cek kesehatan gratis(CKG) setahun sekali. Tapi tetep kita maksimalkan di Pustu dan Ponkesdes, semua Desa harus memiliki Pustu dan Ponkesdes di era ILP. Di Desa Gending kita ada pustu dan kita optimalkan, sehingga pasien bisa tetap mendapat layanan terbaik. [kim.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!