32 C
Sidoarjo
Friday, February 6, 2026
spot_img

APINDO Jatim Bersama Polda Jatim Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Dunia Usaha dan Investasi


Surabaya, Bhirawa
Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jawa Timur melakukan audiensi dengan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto guna memperkuat sinergi dalam menjaga kondusivitas dunia usaha dan iklim investasi di tengah perlambatan ekonomi.

Audiensi yang berlangsung di Mapolda Jawa Timur, Kamis (5/2) tersebut dipimpin Ketua DPP APINDO Jatim, Eddy Widjanarko, dan dihadiri jajaran pengurus APINDO Jatim serta pejabat utama Polda Jawa Timur.

Dalam pertemuan tersebut, Eddy Widjanarko menegaskan komitmen APINDO Jatim untuk terus berperan aktif menjaga stabilitas industri dan hubungan industrial yang kondusif di Jawa Timur. APINDO mendorong seluruh pelaku usaha agar tetap menjaga keberlangsungan usaha dan sebisa mungkin menghindari terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK).

“APINDO Jatim berkomitmen menjaga kondusivitas dunia usaha agar industri tetap bertahan dan iklim investasi di Jawa Timur tetap terjaga,” terangnya.

Selain isu ketenagakerjaan, APINDO Jatim juga menekankan peran strategis organisasi dalam mendorong investasi dan melakukan advokasi bagi dunia usaha.

Eddy mengungkapkan bahwa Jawa Timur memiliki potensi besar untuk terus menarik investasi baru, baik dari dalam maupun luar negeri, seiring membaiknya iklim perizinan dan dukungan pemerintah daerah.

Dalam audiensi tersebut, APINDO Jatim juga menyoroti peluang perluasan pasar ekspor ke negara-negara Eropa. Salah satunya melalui implementasi Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU–CEPA) yang diharapkan membuka akses pasar baru bagi produk-produk industri nasional, termasuk dari Jawa Timur.

Berita Terkait :  Buka Stan di Jambore Kampung Terpadu Merah Putih, Produk Disabilitas Diapresiasi

“Kesepakatan IEU–CEPA menjadi peluang strategis bagi industri di Jawa Timur untuk menembus pasar Eropa sebagai pasar baru, sekaligus memperkuat daya saing produk nasional di tingkat global,” jelas Eddy.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto menegaskan komitmen Polda Jatim dalam menjaga keamanan dan kondusivitas dunia usaha di Jawa Timur. Ia menyatakan kepolisian siap bersinergi dengan pelaku usaha untuk menciptakan iklim industri dan investasi yang aman serta berkelanjutan.

“Polda Jawa Timur berkomitmen menjaga kondusivitas dunia usaha agar aktivitas industri dan investasi dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Nanang Avianto menambahkan bahwa Polda Jatim memiliki desk khusus ketenagakerjaan yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi dan fasilitasi apabila terdapat persoalan hubungan industrial di lapangan.

Sebagai bagian dari kepedulian sosial, APINDO Jatim juga menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan bakti sosial berupa penyaluran bantuan sembako yang akan digelar pada awal Maret 2026.

Audiensi ini turut dihadiri jajaran pejabat utama Polda Jatim, antara lain Karoops Kombes Pol Nurhandono, Dirintelkam Kombes Pol Bondan Witjaksono, Dirreskrimsus Kombes Pol Roy Hutton Marulamrata Sihombing, serta Dirpamobvit Kombes Pol Wawan Kristyanto.

Dari jajaran APINDO Jawa Timur, hadir Dewan Pertimbangan APINDO Jatim Hermawan Santoso. Sementara dari Dewan Pengurus Harian, hadir Soejanto Widjaja sebagai Bendahara, serta Budianto Budi yang membidangi Hubungan Industrial.

Berita Terkait :  BPKH Berangkatkan 600 Peserta Program Balik Kerja Bareng

Turut hadir Henry Setiawan sebagai Wakil Bendahara, Johnson M. Simanjuntak selaku pengurus bidang Organisasi dan Pengembangan Daerah, serta Imelda V. Harsono yang membidangi Ketenagakerjaan Wanita (Nakerwan).

Selain itu, Utami Prasetyawati hadir mewakili bidang Transportasi dan Logistik, Dwi Ken Hendrawanto sebagai Sekretaris Dewan Pengurus Harian, Aslakhul Umam selaku Sekretaris Eksekutif APINDO Jatim, serta James Waskito sebagai pengurus bidang Hubungan Industrial.

Audiensi ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat iklim investasi, serta membuka peluang pasar baru bagi industri Jawa Timur, khususnya ke negara-negara Eropa melalui skema IEU–CEPA. [riq]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru