27 C
Sidoarjo
Saturday, February 7, 2026
spot_img

Aksi Mencintai Tanah Air Generasi Z, PCU Ciptakan Batik Melalui AI untuk Menyambut Sumpah Pemuda


Surabaya, Bhirawa
Merayakan bulan batik dan menyambut Sumpah pemuda Petra Christian University (PCU) berinovasi membuat batik melalui AI (Artificial Intelligence) yang berlangsung di Perpustakaan, Gedung Radius Prawiro lantai 6, Kampus PCU, Surabaya.

Kegiatan tersebut bertajuk “Sumpah Pemuda: Refleksi Cinta Tanah Air Melalui Batik AI Future Code” dengan menggadeng dosen Desain Komunikasi Visual (DKV) PCU bersama mahasiswa generasi Z sebagai aksi mencintai tanah air dan memupuk semangat kebangsaan, dalam hal ini dipadupadankan dengan teknologi, Senin (27/10).

Desain Komunikasi Visual (DKV) PCU, Dr. Aniendya Christianna, S.Sn., M.Med.Kom, menjelaskan pameran tidak hanya tanda selebrasi atas kekayaan batik Indonesia, tapi wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penelitian, pengabdian, dan pengajaran ilmu pengetahuan oleh dosen dan mahasiswa lintas disiplin di PCU.

“Dalam Pameran mengajak pengunjung terlibat secara aktif melalui berbagai kegiatan, seperti para mahasiswa berkesempatan menciptakan motif batik kontemporer dengan memanfaatkan AI, Cukup dengan template prompt yang disediakan, mahasiswa didorong menangkap inspirasi dari kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan Sumpah Pemuda,” jelasnya.

Lanjut Dr. Aniendya mengatakan adanya kegiatan ini generasi penerus tetap bisa mengenang jasa pahlawan sekaligus menghargai budaya dengan cara yang kreatif, imajinatif, dan menyenangkan, dengan menciptakan motif batik yang belum pernah ada sebelumnya, sesuai keinginan masing-masing.

“Merayakan semangat Sumpah Pemuda tahun 2025 ini dengan bangga mengenakan kreasi kain batik di tubuh yang setiap coraknya menyiratkan sebait cerita, sebagai wujud nyata akan perayaan persatuan budaya bangsa Indonesia,” tuturnya.

Berita Terkait :  Aries Tancap Gas Fokus Tingkatkan Kualitas dan Prestasi Pendidikan Jatim

Kepala Perpustakaan PCU, Dian Wulandari, S.IIP., mengukapkan pameran batik ini biar menjadi wujud nyata Perpustakaan PCU yang tak hanya sebagai gudang ilmu, tapi sebagai living museum dengan konsep GLAM (Gallery, Library, Archive, Museum), nantinya para pengunjung termasuk generasi muda dapat mengakses ruang publik untuk belajar warisan budaya melalui pengalaman nyata dan teknologi.

“Mendefinisikan kegiatan ‘Batik AI Future Code’ sebagai jembatan menghubungkan masa lalu dan masa depan, dimana generasi muda menggunakan AI untuk menciptakan motif yang relevan,” ucapnya.

Dian menambahkan selaras dengan filosofi pameran ‘Memetik Pucuk Batik’ sedang berjalan di Perpustakaan, melambangkan tindakan generasi muda dalam memanen warisan nenek moyang dan menumbuhkan tunas inovasi baru, termasuk di ranah digital, agar batik kita abadi dan relevan di masa depan, seperti adanya motif Pancasila, Bendera Merah Putih, hingga pahlawan nasional seperti W.R Supratman. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru