29.5 C
Sidoarjo
Thursday, October 22, 2026
spot_img

Cegah Perundungan Digital, Diskominfo Sidoarjo Sosialisasi PP 17 di SMPN 2


Sidoarjo, Bhirawa – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sidoarjo menggelar seminar Perisai Anak, bertema Perlindungan Anak di Ruang Digital, Tumbuh Aman di Ruang Digital, Kamis (22/10) kemarin, di aula SMPN 2 Sidoarjo.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kabupaten Sidoarjo, Anita Inggit Z.S., SSTP, MAP mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendukung implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).

Perlindungan anak di ruang digital, menurut Inggit, membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, orang tua, hingga sekolah. Sinergi tersebut diperlukan agar anak dapat memanfaatkan teknologi secara aman dan bertanggung jawab.

Menurut Inggit, derasnya arus informasi dan maraknya perundungan siber (cyberbullying) menjadi tantangan yang perlu diantisipasi bersama. Anak-anak harus dibekali pengetahuan agar mampu mengenali risiko serta melindungi diri ketika beraktivitas di internet.

Selain itu, kesehatan mental anak juga perlu mendapat perhatian di tengah tingginya penggunaan teknologi digital.

Maka dari itu, teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif, tanpa mengabaikan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. “Yang bisa melindungi anak-anak kita bukan hanya anaknya sendiri, tetapi juga orang tua, sekolah, dan pemerintah sebagai pemangku kebijakan. Semua harus hadir bersama melalui kebijakan dan edukasi yang mendukung tumbuh kembang anak di ruang digital,” katanya tegas, dalam kegiatan itu.

Berita Terkait :  SBM PCU Gelar PIBACC 2025, Dorong Peran Akuntan dalam Strategi Keberlanjutan

Edukasi digital perlu dilakukan secara berkelanjutan, kata Ingggit. Maka pada tahun 2026 ini, Diskominfo Sidoarjo telah melaksanakan sosialisasi secara daring dan merencanakan kegiatan lanjutan melalui roadshow ke delapan sekolah, dengan sasaran awal jenjang SMP.

“Jadilah generasi yang cerdas digital. Melek digital boleh, tetapi jangan sampai diperdaya oleh digitalisasi. Secanggih apa pun teknologi dan kecerdasan buatan atau AI, yang memegang kendali tetap manusia,” pesannya.

Kepala SMP Negeri 2 Sidoarjo, Sukardi, Spd MPd, menyambut baik pelaksanaan seminar Perisai Anak di sekolahnya tersebut. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan pengetahuan baru kepada siswa mengenai pentingnya keamanan dalam menggunakan telepon genggam (HP).

“Saya senang karena anak-anak akan mendapatkan ilmu yang baru, informasi baru berkaitan dengan bagaimana pengamanan dalam menggunakan HP,” ujarnya tegas.

Sukardi berharap, pengetahuan yang diperoleh peserta seminar dapat dibagikan kepada teman-teman lainnya melalui peran sebagai tutor sebaya. Dengan demikian, pemahaman tentang keamanan digital dapat diterapkan lebih luas di lingkungan sekolah.

Salah satu peserta seminar, Aditya, mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut. Ia berharap edukasi ini terus dilakukan untuk membekali pelajar agar mampu menggunakan teknologi secara bijak dan aman. [kus/mg19.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!