29.9 C
Sidoarjo
Wednesday, October 21, 2026
spot_img

Bencana di Sidoarjo Bermacam-macam, Petugas BPBD Harus Siap dan Siaga

Sidoarjo, Bhirawa. – Jenis bencana dan kejadian darurat di Kabupaten Sidoarjo saat ini memang bermacam-macam. Hal ini tidak lepas dari jumlah penduduk di Kabupaten Sidoarjo yang terus bertambah banyak.

Tidak hanya masalah banjir, kebakaran, angin puting beliung, hingga ancaman gempa Sesar Waru, petugas BPBD Kabupaten Sidoarjo juga harus siap menghadapi laporan unik dari warga.

Salah satunya seperti yang dialami warga di Sidoarjo kota, yang harus meminta bantuan karena kucing kesayangannya naik ke atas genteng rumah dan tidak berani turun.

Peristiwa yang kerap terjadi ini membuat warga panik. Kucing tersebut sudah berjam-jam, bahkan ada yang sampai dua hari, bertahan di atas genteng sambil mengeong terus-menerus. Pemiliknya yang tidak tega dan takut kucingnya jatuh atau kepanasan, akhirnya menghubungi Call Center Damkar dan BPBD Sidoarjo.

“Betul, ada laporan penyelamatan kucing. Selain itu juga ada ular masuk rumah dan tawon,” ujar Komandan Damkar BPBD Kabupaten Sidoarjo, Satuman, belum lama ini, di sela-sela apel kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi.

Dengan menggunakan tangga panjang dan alat pelindung, petugas Damkar naik ke atap dan membujuk kucing tersebut dengan hati-hati. Proses evakuasi biasanya berlangsung 15-30 menit. Kadang kucing justru makin naik ke bubungan tertinggi karena takut.

Beruntung, kucing berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat dan langsung diserahkan kembali kepada pemiliknya yang sudah menunggu cemas di bawah.

Berita Terkait :  Khofifah Minta Kasus PMK di Jatim harus Dimitigasi

“Fenomena ini menunjukkan, tugas BPBD dan Damkar Sidoarjo kini tidak hanya menangani bencana besar, tetapi juga menjadi sahabat warga dalam kejadian-kejadian darurat yang berkaitan dengan keselamatan, termasuk hewan peliharaan,” komentar Satuman.

Pertolongan tim rescue BPBD Sidoarjo juga diberikan kepada seorang warga di Kecamatan Sidoarjo, karena cincin kawin yang sudah dipakai bertahun-tahun tidak bisa dilepas. Sudah dicoba pakai sabun, minyak, hingga benang, tetap gagal. Jari sudah membengkak dua kali lipat, akhirnya keluarga membawanya ke Pos Damkar.

“Kami sampai pakai gerinda mini khusus. Harus ekstra hati-hati, soalnya gesekan bisa panas. Kita alasi pakai plat di bawah cincin biar tidak luka,” ujar Satuman.

Bagi masyarakat yang mengalami kejadian serupa, bisa langsung menghubungi 112 atau Mako Damkar Sidoarjo di 031-8961517. Layanan penyelamatan non-kebakaran ini gratis dan siaga 24 jam.

Menurut Satuman, tim rescue terus melakukan latihan secara internal untuk bisa menolong warga Sidoarjo. Namun tim rescue juga membantu upaya pemadaman kebakaran.

“Semua bencana di Sidoarjo harus diselamatkan. Tidak hanya bencana alam saja. Maka dari itu, tim rescue BPBD Sidoarjo harus siap dan siaga. Kami tetap siaga, tidak hanya bencana hidrometeorologi saja,” pungkas Satuman. (kus.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!