28.1 C
Sidoarjo
Thursday, October 15, 2026
spot_img

Pemprov Jatim Siapkan Sumur Bor Atasi Krisis Air Sumenep

Sumenep, Bhirawa. – Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana membangun sumur bor di wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Sumenep sebagai solusi berkelanjutan. Pembangunan diupayakan terealisasi pada awal 2027, sebelum musim kemarau tahun depan, dengan terlebih dahulu meninjau kondisi dan kelayakan teknis masing-masing wilayah.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan hal itu saat menyalurkan bantuan air bersih di Dusun Marang, Desa Larangan Barma, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Rabu (14/10/2026).

“Kami identifikasi, jika memungkinkan, sumur bor akan kami sediakan di awal 2027 sebelum musim kemarau tiba,” ujar Khofifah. Penanganan kekeringan tidak cukup hanya dengan bantuan darurat, tetapi harus disertai solusi jangka panjang agar masyarakat tidak terus kesulitan setiap tahun. Pemprov Jatim akan berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait untuk memastikan kesiapan teknisnya.

Kekeringan di Sumenep berdampak pada 70 desa dengan 271.017 jiwa. Di Dusun Marang sendiri, 595 jiwa terdampak. Sebagai langkah darurat, Pemprov Jatim menyalurkan bantuan Rp130 juta lengkap dengan 540 jeriken, 90 tandon air, dan 200 terpal. Khusus di Dusun Marang, didatangkan dua truk tangki air, tiga tandon air, dua tandon lipat, serta 150 jeriken.

Salah satu warga, Sudi, menyambut baik bantuan tersebut. “Alhamdulillah, sangat terbantu. Setiap tahun kami pasti kekurangan air. Kami berharap rencana sumur bor segera terwujud agar tidak terus bergantung pada bantuan distribusi air,” harapnya. [ina,sul.kt]

Berita Terkait :  Wahyu Hidayat Pamerkan Kesuksesan Sebagai Pj Wali Kota Malang

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!