28.1 C
Sidoarjo
Thursday, October 15, 2026
spot_img

Belum Resmi Beroperasi, Wagub Jatim Puji Geliat KDMP Desa Buduran Sidoarjo

Pemkab Sidoarjo, Bhirawa. – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengaku bangga dan semakin bersemangat melihat geliat aktivitas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Meskipun belum resmi beroperasional secara penuh, para pengurus tidak tinggal diam.

Rak-rak toko milik koperasi yang semula kosong kini mulai diisi secara bertahap dengan berbagai barang kebutuhan pokok masyarakat. Menurut Emil, hal ini menunjukkan jiwa kewirausahaan dari para pengurus koperasi sudah mulai tumbuh dan berkembang.

Armada angkutan berupa truk milik koperasi juga telah difungsikan untuk kegiatan kulakan (pembelian grosir) beras dan minyak goreng langsung ke Perum Bulog. Semua sarana dan prasarana (sarpras) yang ada di koperasi dimaksimalkan penggunaannya.

“Saya salut, koperasi ini tidak menunggu sampai diresmikan secara formal untuk beroperasi, melainkan sudah berjalan sedikit demi sedikit. Tadi mereka menginformasikan butuh pasokan telur ayam, langsung kita hubungkan dengan Kepala Dinas Peternakan Jatim, sebab ada alokasi yang bisa disalurkan ke sini,” ujar Emil di sela-sela peninjauan KDMP Desa Buduran, Kamis (15/10) kemarin.

Koperasi ini melakukan kulakan barang-barang kebutuhan pokok secara mandiri ke Bulog menggunakan dana simpanan anggota, seperti untuk pembelian beras , gula dan minyak goreng. “Saya termasuk pembeli pertama pada hari Kamis ini,” komentar Emil sembari tertawa. Dalam kesempatan tersebut, Wagub Emil membeli satu sak beras ukuran 5 kg dan satu kantong plastik minyak goreng.

Berita Terkait :  Program MBG Bukan Sekadar Atasi Gizi Buruk dan Stunting

Ia juga mengapresiasi informasi bahwa sudah ada warung milik warga Buduran yang mulai kulakan di Koperasi Merah Putih ini, karena harganya relatif lebih murah, untuk kemudian dijual kembali. Keberadaan koperasi ini terbukti tidak mematikan usaha warung warga sekitar, melainkan menjadikannya sebagai mitra usaha.

Oleh karena itu, Emil meminta pengurus Koperasi Desa Buduran untuk terus menjaga komitmennya. “Sebab, jalan atau tidaknya sebuah koperasi salah satunya sangat bergantung pada komitmen para pengurusnya,” tegasnya. Dalam kunjungan tersebut, Wagub Emil Dardak juga menyempatkan diri meninjau area gudang Koperasi Desa Merah Putih Desa Buduran.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sidoarjo, M. Khudori, menyampaikan bahwa saat ini sudah ada 53 Koperasi Desa Merah Putih di Sidoarjo yang telah resmi beroperasi. Jumlah tersebut akan segera bertambah menjadi 73 unit, sementara 20 koperasi lainnya masih dalam proses persiapan operasional.

Kepala Desa Buduran, M. Arifin, menegaskan koperasinya siap beroperasi 100 persen. Produk unggulan yang ditawarkan adalah perdagangan sembako karena merupakan kebutuhan primer masyarakat. Koperasi yang menempati lahan seluas 1.000 meter persegi ini berupaya menjual harga di bawah pasaran/toko warga agar pemilik usaha kecil dapat kulakan barang di tempat tersebut.

Dukungan juga datang dari Wakil Kepala Perum Bulog Surabaya, Didik Supriyono. Ia mencatat sudah ada 53 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Sidoarjo yang aktif kulakan komoditas pangan seperti beras dan minyak goreng ke Perum Bulog.

Berita Terkait :  Perketat Pengawasan UTBK-SNBT, Unair Wajibkan Peserta Ganti Alas Kaki

Di sisi lain, Ketua Forum KDMP Kabupaten Sidoarjo, Jaka, mengungkapkan bahwa total Koperasi Merah Putih di Sidoarjo mencapai 246 unit.

Kendati demikian, ia mengakui belum seluruhnya memiliki lahan sendiri. Kendala utama diantaranya adalah ketersediaan lahan, seperti yang dialami Koperasi Desa merah putih yang ia urus , di Kelurahan Magersari, Kecamatan Sidoarjo, yang saat ini masih menumpang lahan di kantor Kelurahan Magersari, Kecamatan Sidoarjo.[kus.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!