Bojonegoro, Bhirawa – SMK Negeri 1 Bojonegoro menggelar kegiatan kokurikuler bertajuk RETROZia (Era 90-an) pada 14–15 Oktober 2026. Kegiatan yang diikuti seluruh murid kelas X dan XI ini turut menghadirkan gelar karya kelas kewirausahaan sebagai wadah untuk menampilkan kreativitas, inovasi, dan jiwa kewirausahaan murid.
Mengusung nuansa era 1990-an, RETROZia menjadi momentum untuk menghidupkan kembali keceriaan masa lalu melalui permainan, budaya, kreativitas, dan kebersamaan. Tema ini memadukan kata Retro, yang menggambarkan gaya dan suasana masa lalu, dengan Zia, yang dimaknai sebagai cahaya dan keceriaan.
Gelar karya kelas kewirausahaan menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Melalui kegiatan ini, murid memperoleh kesempatan untuk menampilkan hasil karya dan mengembangkan potensi kewirausahaan melalui aktivitas yang kreatif dan produktif. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung untuk mengenal proses berwirausaha, mulai dari mengembangkan ide hingga memperkenalkan produk kepada calon konsumen.
Selain gelar karya, kegiatan RETROZia juga dimeriahkan dengan bazar yang memberikan ruang bagi pengenalan berbagai olahan makanan lokal Bojonegoro.
Kegiatan ini sejalan dengan upaya SMK Negeri 1 Bojonegoro dalam memperkuat pembelajaran berbasis digital. Melalui gelar karya dan bazar, murid diharapkan dapat mengembangkan kreativitas, kemandirian, kemampuan berkomunikasi, kerja sama tim, serta keberanian dalam memperkenalkan produk dan gagasan mereka.
Kepala SMK Negeri 1 Bojonegoro, Roedi Agus Setyoono, menjadi bagian dari lingkungan pendidikan yang mendorong pengembangan potensi murid melalui kegiatan sekolah yang edukatif dan inovatif.
” Mempererat silaturahmi, mengenalkan budaya lokal, dan merayakan semangat era 90an bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan kegiatan aksi nya tersebut akan dilakukan secara rutin 3 bulan sekali dan kegiatan diatas semua murni dari dari siswa dan guru, sehingga apapun dalam.
“Pembelajaran siswa bisa langsung mempraktikan sehingga apa apun arahan guru setelah itu siswa bisa membuktikan dari hasil pembelajarannya,” imbuhnya.
Dengan menggabungkan nuansa nostalgia era 90-an, gelar karya kelas kewirausahaan, dan bazar kuliner lokal, RETROZia tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang pembelajaran untuk menumbuhkan semangat berwirausaha dan kecintaan terhadap budaya lokal.
Melalui kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, SMK Negeri 1 Bojonegoro berharap murid mampu menghasilkan gagasan kreatif, menghargai potensi daerah, serta memiliki bekal keterampilan kewirausahaan yang bermanfaat bagi masa depan. [bas.kt]






