Situbondo, Bhirawa – Jajaran SMKN 1 Banyuputih, Kabupaten Situbondo, terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang terampil, berkarakter, dan siap bersaing di dunia kerja di Kota Santri.
Kepala SMKN 1 Banyuputih, Fauzan, menegaskan bahwa sekolah yang dipimpinnya berfokus membekali para siswa dengan keahlian praktis yang relevan dengan perkembangan teknologi serta berlandaskan iman dan taqwa.
”Kami berkomitmen menjadi lembaga pendidikan yang bermutu, terampil, berkarakter, serta berdaya saing dalam dunia kerja. Melalui pembelajaran berbasis praktik, para siswa kami latih untuk mampu menciptakan produk inovatif yang memiliki nilai jual,” ujarnya.
Kemandirian dan kreativitas siswa ini, aku Fauzan, dibuktikan melalui hadirnya berbagai produk unggulan karya peserta didik dari dua program keahlian. “Diantaranya, Produk Inovasi APHP (Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian),” ungkap Fauzan.
Selain itu, sambung Fauzan, SMKN 1 Banyuputih juga mampu menghasilkan aneka olahan pangan sehat dan lezat, seperti Susu Kedelai, Palm Cheese Mocaf, Roti Manis, dan Soft Cookies Mocaf.
“Penggunaan bahan olahan mocaf menjadi nilai tambah dalam mendukung penganekaragaman pangan lokal. Produk Karya DPB (Desain dan Produksi Busana),” ungkap mantan guru SMKN 1 Pakem, Bondowoso itu.
Lebih jauh, kata Fauzan, lrmbaganta juga menampilkan keahlian di bidang tata busana dengan memproduksi Busana Pria dan Wanita, Baju Produktif/Jas Formal, Wearpack/Baju Praktik, hingga produk Souvenir berkualitas.
Fauzan berharap, karya-karya ini tidak hanya menjadi bukti kompetensi siswa selama belajar di sekolah. “Tetapi juga menjadi modal utama bagi mereka untuk berwirausaha maupun memasuki dunia industri setelah kelak lulus sekolah,” pungkas Fauzan. [awi.kt]






