32 C
Sidoarjo
Monday, October 5, 2026
spot_img

Emil Dardak Dorong Beasiswa Jadi Jembatan Anak Muda Jatim Menuju Pendidikan Berkualitas

Pemprov jatim, Bhirawa – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendorong perluasan akses informasi dan peluang beasiswa bagi generasi muda di Jawa Timur. Menurutnya, kemudahan memperoleh informasi menjadi salah satu kunci agar anak muda dapat melanjutkan pendidikan sesuai potensi dan cita-citanya.

Emil menyampaikan hal tersebut saat menjadi narasumber dalam The Future Fest LPDP bersama Ketua Dekranasda sekaligus Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin di Westin Ballroom & Convention Hall Surabaya, Minggu (4/10/2026).

Ia menilai akses terhadap pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan finansial. Ketersediaan informasi yang akurat, mudah dipahami, dan mudah dijangkau juga memiliki peran penting dalam membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas.

Karena itu, calon penerima beasiswa perlu mendapatkan ruang konsultasi yang dapat membantu mereka memahami pilihan program, menyiapkan persyaratan, serta menentukan langkah sejak awal.

“Beasiswa bukan sekadar bantuan pembiayaan pendidikan, melainkan instrumen investasi sumber daya manusia. Karena itu, akses terhadap informasi beasiswa harus dibuat sedekat mungkin dengan anak-anak muda agar mereka memahami pilihan yang tersedia, menyiapkan diri sejak awal, dan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk menempuh pendidikan sesuai potensinya,” jelas Emil.

The Future Fest LPDP menghadirkan berbagai informasi mengenai pendidikan tinggi dan peluang pendanaan pendidikan. Salah satu fasilitas yang tersedia ialah booth beasiswa pemerintah, termasuk Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Berita Terkait :  Arumi Bachsin : Sertifikat Halal Kunci Upscaling dan Ekspor UKM

Melalui fasilitas tersebut, calon penerima beasiswa dapat berkonsultasi langsung mengenai pilihan program studi, persyaratan, hingga tahapan dan proses pendaftaran. Menurut Emil, layanan konsultasi seperti itu penting untuk membantu calon pendaftar memahami peluang sekaligus mempersiapkan diri secara lebih terarah.

Informasi yang jelas, lanjutnya, diharapkan dapat mendorong lebih banyak anak muda untuk berani merencanakan pendidikan lanjutan. Mereka tidak hanya mengetahui adanya program beasiswa, tetapi juga memahami cara mengakses dan memanfaatkannya.

Emil mengatakan, pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan merupakan fondasi penting dalam menghadapi perubahan dunia. Pendidikan tinggi, peningkatan kompetensi, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan.

“Kita ingin anak-anak muda Jawa Timur tidak hanya menjadi penonton dari perubahan, tetapi menjadi bagian dari orang-orang yang menciptakan perubahan. Untuk itu, mereka membutuhkan pendidikan yang berkualitas, kompetensi yang relevan, dan akses terhadap kesempatan yang setara. Program beasiswa menjadi salah satu jembatan penting untuk mewujudkan hal tersebut,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan calon penerima beasiswa agar tidak hanya mempertimbangkan aspek pembiayaan. Pemilihan bidang studi perlu dilakukan secara matang dengan memperhatikan minat, kompetensi, potensi diri, serta relevansinya dengan kebutuhan pembangunan dan dunia kerja.

“Bukan hanya dokumen pendaftaran. Mereka harus memetakan minat, kompetensi, dan bidang yang ingin ditekuni. Ketika pilihan program studi itu selaras dengan kebutuhan zaman dan potensi diri, maka investasi pendidikan yang dilakukan akan memberikan dampak yang jauh lebih besar,” ujar Emil.

Berita Terkait :  Simulasi Pendaftaran SPMB Dibuka, Kadindik Ingatkan untuk Manfaatkan Kesempatan

Lebih lanjut, Emil menegaskan bahwa pemerintah memiliki peran untuk memastikan semakin banyak generasi muda memperoleh informasi dan kesempatan yang memadai untuk mengembangkan kapasitasnya.

“Pemerintah hadir untuk membuka pintu kesempatan tersebut, sementara generasi muda harus mengambil kesempatan itu dengan persiapan dan kerja keras,” ungkapnya.

Emil berharap The Future Fest dapat terus menjadi ruang yang mempertemukan generasi muda dengan berbagai peluang pendidikan dan pengembangan diri. Menurutnya, ekosistem pendidikan harus dibangun secara lebih luas dan tidak berhenti pada lingkungan sekolah maupun kampus.

“Kita ingin ekosistem pendidikan kita tidak berhenti pada sekolah dan kampus, tetapi terhubung dengan berbagai peluang yang bisa membawa anak-anak muda menuju masa depan yang mereka cita-citakan,” pungkasnya.

Penyelenggaraan The Future Fest 2026 di Surabaya turut menghadirkan puluhan perguruan tinggi dan lembaga beasiswa dari berbagai negara, sehingga peserta dapat memperoleh informasi pendidikan dan peluang studi dalam satu forum. [aya.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!