Bangkalan, Bhirawa – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Bangkalan, mulai memasuki tahap yang diharapkan mampu membawa perubahan nyata bagi aktivitas dan produktivitas masyarakat pesisir.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama Kepala Balai Besar Penangkapan Ikan Semarang, serta anggota Satgas Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), meninjau langsung progres pembangunan KNMP di Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya, Jumat (2/10).
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pembangunan berbagai fasilitas KNMP berjalan sesuai rencana sekaligus melihat secara langsung kebutuhan masyarakat nelayan di lapangan.
Bagi Pemerintah Kabupaten Bangkalan, keberadaan KNMP tidak sekadar menghadirkan pembangunan fisik. Lebih dari itu, program tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan ekosistem perikanan tangkap, mulai dari aktivitas nelayan hingga pengelolaan hasil tangkapan.
Bupati Lukman Hakim mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bangkalan akan terus memberikan dukungan terhadap pembangunan KNMP, mengingat sektor perikanan tangkap memiliki potensi besar dalam menopang perekonomian masyarakat pesisir.
“Dengan adanya KNMP ini, kami berharap nelayan dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia untuk meningkatkan produktivitas dan perekonomian masyarakat pesisir,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan fasilitas penunjang harus diikuti dengan pemanfaatan yang optimal oleh masyarakat. Dengan demikian, KNMP dapat berkembang menjadi kawasan yang mendukung aktivitas nelayan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di sekitarnya.
Selain meningkatkan produktivitas nelayan, pengembangan sektor perikanan juga memiliki keterkaitan dengan penguatan ketahanan pangan, khususnya pemenuhan kebutuhan protein ikan.
Hasil tangkapan nelayan nantinya diharapkan tidak hanya terserap oleh pasar, tetapi juga dapat mendukung kebutuhan pangan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dengan begitu, penguatan sektor perikanan diharapkan memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Lima lokasi tersebut berada di Desa Prancak, Kecamatan Socah; Desa Klampis Barat dan Desa Klampis, Kecamatan Klampis; Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya; serta Desa Tajungan, Kecamatan Kamal.
Di lima lokasi tersebut, pembangunan KNMP diarahkan untuk menghadirkan berbagai fasilitas penunjang aktivitas nelayan. Fasilitas tersebut antara lain perbaikan jalan kawasan, tambatan perahu, shelter pendaratan ikan, penerangan, cold storage, fasilitas docking untuk perbaikan kapal, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), serta pabrik es.
Seluruh pembangunan fasilitas KNMP ditargetkan dapat diselesaikan pada Desember 2026. Setelah pembangunan selesai, akan dilakukan masa pemeliharaan selama enam bulan sebelum fasilitas tersebut diserahterimakan.
Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap pembangunan KNMP dapat menjadi momentum untuk memperkuat sektor perikanan tangkap sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan. [lis.gat]




