33 C
Sidoarjo
Saturday, October 3, 2026
spot_img

Ternyata Tetangga Sri Wahyuni di Bojonegoro, Dekananto Kini Jadi Kapolda Jatim

Bojonegoro, Bhirawa – Kabar naiknya Irjen Pol Dekananto Eko Purwono menjadi Kapolda Jawa Timur membawa kebanggaan tersendiri bagi warga Desa Kauman, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro.

Dekananto diketahui merupakan putra asli Bojonegoro yang kediamannya berada di kawasan Desa Kauman. Bahkan, rumah jenderal polisi lulusan Akpol 1994 tersebut bertetangga dengan kediaman Wakil Ketua DPRD Jatim, Sri Wahyuni.

Sri Wahyuni pun menyambut kabar tersebut dengan ucapan selamat. Menurutnya, penunjukan Dekananto sebagai Kapolda Jatim menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bojonegoro, terlebih karena yang bersangkutan merupakan putra daerah.

“Selamat kepada Pak Dekananto Eko Purwono atas amanah barunya sebagai Kapolda Jawa Timur. Tentu kami sebagai tetangga dan warga Bojonegoro ikut bangga. Beliau putra daerah yang kini dipercaya memimpin Polda Jatim,” ujar Sri Wahyuni, Sabtu (3/10/2026).

Politisi Demokrat ini berharap pengalaman panjang Dekananto di bidang intelijen dan keamanan dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas barunya di Jawa Timur.

“Semoga beliau diberikan kelancaran, kekuatan, dan kesuksesan dalam menjalankan amanah. Tentu harapan kita, Jawa Timur semakin aman, kondusif, dan masyarakat semakin merasakan kehadiran kepolisian,” tuturnya.

Nama Dekananto Eko Purwono kembali menjadi perhatian setelah Kapolri menunjuknya sebagai Kapolda Jatim menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto.

Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor 2205/XKEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

Nanang Avianto selanjutnya mendapat penugasan sebagai Widyaiswara Kepolisian Tingkat I di Sespim Lemdiklat Polri.

Berita Terkait :  Bupati Yes Tegaskan Kolaborasi Jaga Stabilitas Sosial Hingga Ketahanan Pangan

Bagi Dekananto, Jawa Timur bukan wilayah baru. Sebelum menjalani sejumlah penugasan di Jakarta dan Mabes Polri, ia pernah menjabat Direktur Intelijen Keamanan (Dirintelkam) Polda Jatim.

Saat itu, salah satu program yang mencuat adalah penertiban tugu perguruan pencak silat. Sebanyak 686 tugu perguruan silat disebut telah dibongkar atau dialihfungsikan menjadi Tugu Pancasila.

Penertiban tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mengantisipasi potensi konflik antarkelompok perguruan silat.

Program tersebut juga mendapat dukungan Bakesbangpol Jatim melalui surat edaran tentang penertiban tugu perguruan silat pada 26 Juni 2023.

Selain menangani persoalan perguruan silat, Dekananto memiliki pengalaman membangun komunikasi dengan berbagai kelompok masyarakat di Jawa Timur, termasuk komunitas suporter sepak bola.

Pengalaman tersebut kini menjadi bekal ketika dirinya kembali ke Jawa Timur dengan jabatan yang lebih tinggi sebagai Kapolda Jatim.

Dekananto merupakan lulusan Akpol 1994. Kariernya banyak ditempa di bidang intelijen dan keamanan.

Setelah sekitar dua tahun menjabat Dirintelkam Polda Jatim, ia kemudian ditugaskan sebagai Dirintelkam Polda Metro Jaya pada 2024.
Kariernya berlanjut di tingkat Mabes Polri. Pada 2025, Dekananto dipercaya menjadi Direktur Politik Baintelkam Polri.

Kemudian pada 5 Agustus 2025, ia ditunjuk sebagai Wakapolda Metro Jaya. Selama menjabat Wakapolda Metro Jaya, Dekananto mendapat penghargaan Satya Lencana Wira Karya dari Presiden Prabowo Subianto atas kontribusinya dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Berita Terkait :  PAN Beri Tugas Syahrul Munir Menangkan Pilkada Gresik

Pulang ke Jatim dengan Amanah Besar

Kini, setelah melewati berbagai penugasan strategis di Jakarta dan Mabes Polri, Dekananto kembali ke Jawa Timur.

Kali ini bukan sebagai pejabat di bidang intelijen, melainkan sebagai orang nomor satu di jajaran Polda Jatim.

Penunjukan Dekananto merupakan bagian dari rotasi besar-besaran di tubuh Polri. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menerbitkan Surat Telegram Nomor 2205/XKEP./2026 yang memuat mutasi dan rotasi 76 perwira tinggi Polri.

Rotasi tersebut berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor Kep/1532/X/2026 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Polri.

Bagi warga Bojonegoro, penunjukan tersebut memiliki cerita tersendiri. Seorang anak daerah dari Kauman kini kembali ke Jawa Timur dengan membawa amanah besar untuk memimpin kepolisian di provinsi tempat ia pernah bertugas. (geh)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!