Kab Malang, Bhirawa – Atlet Mushikawa Kabupaten Malang Mohamad Fajar Nurohman yang akan bertanding di Jepang untuk membawa nama harum bangsa Indonesia pada umumnya dan khususnya Kabupaten Malang. Pelepasan atlet tersebut dilepas Bupati Malang HM Sanusi, di Pendapa Agung Kabupaten Malang.
Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap prestasi generasi muda daerah, maka Bupati Malang menyerahkan bantuan dana apresiasi sebesar Rp 25 juta kepada Mohammad Fajar Nurohman. Diharapkan dengan bantuan yang diberikan ini dapat memperlancar seluruh persiapan, serta menjadi penambah semangat sang atlet dalam mengharumkan nama Kabupaten Malang dan Indonesia di kancah internasional.
“Dengan penuh optimisme dan kesiapan matang, tentunya atlet Mushikawa ini siap bertolak ke Jepang untuk mengibarkan bendera Merah Putih,” tutur Bupati Malang HM Sanusi, Rabu (30/9/2026), kepada wartawan.
Perlu diketahui, Mushikawa bukanlah sebuah jenis cabang olahraga baru, melainkan sebuah perguruan seni bela diri karate asal Indonesia, tepatnya lahir di Kota Malang. Perguruan tersebut dikenal dengan nama resmi Mushikawa Karate Do Indonesia (MKI) dan mengusung sistem aliran karate Full Body Contact (kontak fisik penuh) yang berakar dari aliran Kyokushinkaikan.
Asal-usul organisasi ini awalnya berdiri pada tahun 1963/1964 dengan nama Putra Sakura. Baru pada tanggal 22 Juni 1967, namanya resmi diubah menjadi Mushikawa Karate Do Indonesia oleh pendirinya Muslan KL.
Ilmu bela diri ini berkembang saat proyek pembangunan Bendungan Sutami (Karangkates) Kabupaten Malang, yang mendatangkan tim ahli dari Jepang bernama Mr Mushiro yang merupakan murid langsung dari tokoh legendaris karate Kyokushin Sosai Masutatsu Oyama. Kemudian menurunkan ilmunya kepada BMuslan KL. Nama Mushikawa sendiri diambil dari gabungan nama tokoh-tokoh penting di dalamnya.
Sistem Bertarung menggunakan metode Full Body Contact, artinya serangan dilakukan dengan kontak langsung ke tubuh lawan secara penuh atau mirip dengan gaya bertarung Kyokushin. Selain teknik bela diri dan fisik, perguruan ini sangat menekankan pada pembinaan mental dan karakter para atletnya.
Di Indonesia, kelompok olahraga masyarakat Mushikawa bernaung di bawah Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) sebagai olahraga rekreasi dan edukasi. Namun, atlet-atletnya juga aktif mencetak prestasi nasional hingga internasional di berbagai ajang kejuaraan bela diri. [cyn.kt]


