26 C
Sidoarjo
Thursday, April 9, 2026
spot_img

Dukung Program Nasional, Mas Adi Pantau Langsung Pemeriksaan Kesehatan di Kota Pasuruan

Pemkot Pasuruan, Bhirawa
Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan mempertegas komitmennya dalam mendukung program strategis nasional di bidang kesehatan melalui aksi nyata di tingkat daerah. Jajaran pimpinan daerah, pada Kamis (9/4), turun langsung memastikan layanan kesehatan preventif menjangkau para pegawai di lingkungan pemerintahan sebagai garda terdepan pelayanan publik.

Wali Kota Pasuruan, H Adi Wibowo, yang akrab disapa Mas Adi, memimpin langsung kegiatan monitoring pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pegawai. Didampingi Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), peninjauan dilakukan di tiga titik strategis untuk memastikan distribusi layanan berjalan optimal.

Rangkaian pemantauan dimulai dari Puskesmas Kandang Sapi, kemudian berlanjut ke Kantor Kecamatan Panggungrejo dan berakhir di Gedung Grudo (eks kantin). Berbeda dengan pemeriksaan rutin biasa, layanan kesehatan kali ini dilakukan secara on the spot dengan fasilitas yang cukup komprehensif.

Para pegawai mendapatkan akses pemeriksaan laboratorium, kesehatan gigi dan mulut hingga pemeriksaan fungsi jantung. Langkah itu, dipandang sebagai upaya mitigasi risiko kesehatan yang krusial. Mas Adi menekankan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama yang berjalan beriringan dengan kesejahteraan ekonomi.

Tanpa kondisi fisik yang prima, akselerasi program pembangunan daerah akan sulit tercapai secara maksimal. “Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen kita untuk mendukung program prioritas nasional. Kami ingin memastikan bahwa selain kesejahteraan ekonomi yang meningkat, kesehatan masyarakat dimulai dari para aparatur juga semakin terjaga,” jelas Mas Adi di sela-sela peninjauan.

Berita Terkait :  Inflasi Terkendali, Kinerja Membaik, Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 5,33 Persen

Sementara itu, inisiatif pemeriksaan kesehatan gratis ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan respons daerah terhadap kebijakan pusat yang menekankan pada penguatan sistem kesehatan nasional pasca-pandemi. Pemkot Pasuruan menyadari bahwa deteksi dini terhadap penyakit tidak menular (PTM) melalui cek laboratorium dan jantung dapat menekan beban biaya kesehatan di masa depan.

Dengan data kesehatan yang akurat dari pemeriksaan ini, diharapkan ada langkah tindak lanjut bagi pegawai yang memiliki risiko kesehatan tinggi, sehingga produktivitas pelayanan publik tetap terjaga. “Dari kegiatan ini kami berharap dapat membangun budaya sadar kesehatan di lingkungan kerja,” papar Mas Adi.[hil.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!