28 C
Sidoarjo
Thursday, April 9, 2026
spot_img

Polri: Rekrutmen Akpol 2026 Mengedepankan Akuntabel dan Humanis

Jakarta, Bhirawa

Polri menegaskan bahwa pelaksanaan rekrutmen taruna dan taruni Akademi Kepolisian atau Akpol Tahun Anggaran 2026 mengedepankan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).

“Sebagaimana yang ditekankan oleh Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bahwa rekrutmen terpadu Polri tetap mengedepankan prinsip-prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,” kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan prinsip bersih bermakna bahwa penerimaan calon anggota Polri dilakukan secara objektif, jujur, adil, dan bebas dari korupsi, kolusi, serta nepotisme.

Kemudian, transparan bermakna bahwa rekrutmen dilakukan secara terbuka dengan melibatkan berbagai pihak pengawas, baik dari internal maupun eksternal.

Sementara akuntabel bermakna bahwa proses dan hasil penerimaan calon anggota Polri dapat dipertanggungjawabkan.

“Dalam prosesnya, setiap tahapan itu dilakukan dengan sikap ramah, santun dan menjunjung tinggi hak asasi manusia,” ucapnya.

Berdasarkan data, sambung Johnny, jumlah pendaftar calon taruna-taruni Akpol 2026 mencapai 7.988 orang secara daring.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.432 peserta telah terverifikasi dan berhak mengikuti tahapan seleksi berikutnya yang saat ini memasuki tahap pemeriksaan administrasi.

Mantan Kapolda Papua Barat itu menyampaikan bahwa rekrutmen taruna-taruni Akpol merupakan investasi jangka panjang Polri dalam mencetak calon pimpinan masa depan.

Selain itu, Polri juga terus melakukan evaluasi terhadap kurikulum pendidikan di lembaga pendidikan kepolisian, termasuk Akpol, guna memperkuat nilai-nilai kepribadian serta menghilangkan praktik kekerasan, khususnya dalam relasi senior dan junior.

Berita Terkait :  2 dari 5 Penduduk Indonesia Berisiko Osteoporosis, Anleneâ„¢ dan PEROSI Ajak Jalan Kaki Setiap Hari, Bone Scan dan Penuhi Nutrisi

“Sejak reformasi 1998, Polri telah mengedepankan kultur polisi sipil yang menjunjung tinggi hak asasi manusia, kemampuan komunikasi, serta pendekatan pelayanan yang humanis,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendukung proses rekrutmen terpadu Polri sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.[ant.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!