Jakarta, Bhirawa
TNI Angkatan Udara melalui Dinas Pengamanan dan Sandi TNI Angkatan Udara (Dispamsanau) meluncurkan aplikasi Security Management System Flight Security Clearance yang berfungsi memudahkan operator maskapai penerbangan mengajukan permohonan izin terbang.
Berdasarkan siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Selasa, dijelaskan bahwa peresmian aplikasi itu dilakukan di Ruang Antonov Persada, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (6/4).
“Dengan aplikasi ini, para operator maskapai penerbangan akan lebih mudah lagi dalam setiap melakukan permohonan izin terbang, khususnya pesawat udara sipil Indonesia yang tidak terjadwal atau non-schedule,” kata Kepala Dispamsanau Marsekal Pertama TNI Rachmat Mestika dalam siaran pers tersebut.
Rachmat menambahkan melalui aplikasi ini, koordinasi antarinstansi dalam pertukaran informasi di bidang keamanan penerbangan bisa dilakukan dengan efektif.
Aplikasi ini juga diyakini dapat menunjang kebutuhan di bidang penerbangan seiring kompleksitas pengamanan yang terus berkembang.
Acara peluncuran aplikasi ini dihadiri beberapa perwira TNI AU dan pihak pengembang aplikasi, termasuk Kasubdisintelud Kolonel Pnb Erwin Harfansa yang menjelaskan alur kerja dan penggunaan sistem aplikasi tersebut. [ant.kt]


