29 C
Sidoarjo
Monday, April 6, 2026
spot_img

Terdampak Pembanguan Mapolsek, Bupati Tulungagung Janjikan Pedagang Pasar Pojok Ngantru Lebih Nyaman

Pasar Desa Pojok yang terdampak pembangunan Mapolsek Ngantru yang baru.

Tulungagung, Bhirawa.
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menjanjikan tempat yang lebih nyaman bagi pedagang di Pasar Desa Pojok Kecamatan Ngantru. Mereka akan direlokasi di tempat yang lebih nyaman setelah pasar yang ditempati saat ini terdampak pembangunan Mapolsek Ngantru yang baru.

“Yang jelas pedagang akan dibuatkan (tempat) yang lebih nyaman,” ujar Bupati Gatut Sunu soal pedagang yang terdampak pembangunan Mapolsek Ngantru.

Menurut dia, relokasi pedagang Pasar Desa Pojok Kecamatan Ngantru akan didiskusikan dengan OPD terkait.

“Ini agar para pedagang bisa kerja seperti hari-hari sebelumnya,” tuturnya.

Hal yang sama dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung, Fajar Widariyanto. Ia menyebut sudah ada rencana untuk membangun tempat penampungan sementara (TPS) bagi pedagang yang pasarnya terdampak pembangunan Mapolsek Ngantru.

“Pedagang nanti akan dibuatkan TPS yang lokasinya berada di belakang pasar saat ini,” katanya.

Pembangunan TPS tersebut, menurut dia, saat ini sedang dalam proses perencanaan. Dan sesuai rencana dilakukan pada tahun 2026 ini.

“Pembangunan TPS ini sambil menunggu pembangunan fisik pasar yang baru selesai,” terangnya.

Fajar menyebut pedagang Pasar Desa Pojok tidak melakukan aktivitas berjualan setiap hari. Mereka berjualan sesuai hari pasaran sepekan sekali.

“Jumlah pedagangnya saat ini sebanyak 41 pedagang. Sedang jumlah kiosnya sebanyak 11 kios dan ada juga dua los,” paparnya.

Berita Terkait :  DPRD Surabaya Disambati Sumur Kering dan Bangunan Rumah Retak Akibat Pembangunan TIJ-KBS

Selanjutnya, mantan Kepala DPMPTSP Kabupaten Tulungagung ini menungkapkan bangunan Mapolsek Ngantru yang baru dan Pasar Desa Pojok yang baru akan bersebelahan. Di sisi utara merupakan Mapolsek Ngantru, sementara yang sisi selatan Pasar Desa Pojok.

“Jadi bersebelahan,” sambungnya.

Sebelumnya, pedagang Pasar Desa Pojok menolak ketika akan direlokasi ke Pasar Ngantru. Mereka menolak pindah ke pasar yang lebih besar itu karena alasan lokasinya yang jauh dari Desa Pojok.

Ada pun anggaran untuk pemindahan pedagang Pasar Desa Pojok, Fajar membeberkan sekitar Rp 1,4 miliar. Anggaran tersebut untuk pembagunan TPS yang mulai dibangun pada pertengan bulan April 2026. [wed.hel].

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!