29 C
Sidoarjo
Thursday, April 2, 2026
spot_img

PT Tjiwi Kimia Buka Kesempatan Ibu Rumah Tangga Hasilkan Uang dari Rumah dengan Sampah

Tampak Managemen PT. Tjiwi Kimia Ir. Benni Haryawan didampingi para staf dan humas saat menyampaikan penjelasan cara pengolaan sampah jadi barang bernilai jual.

Mojokerto, Bhirawa.
Managemen PT. Tjiwi Kimia Tbk Sidoarjo dan Mojokerto, Benni Haryawan mengatakan, masalah sampah saat ini sepertinya menjadi permasalahan yang serius yang dihadapi Pemerintah baik pusat maupun daerah. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan tumpukan sampah baik organik maupun nonorganik agar tidak terus menumpuk di TPS maupun TPA.

Salah satunya adalah dengan memilah sampah basah dan kering sejak dari rumah, selanjutnya disalurkan kepada pengepul atau sebuah lembaga swadaya masyarakat yang akan mengelolanya menjadi barang yang lebih berguna.

Terkait masalah sampah dan mendukung program pemerintah mengatasi masalah sampah. PT. Tjiwi Kimia Tbk. Memberikan solusi yang jitu yakni kepada bapak dan ibu-ibu dimanapun berada, masalah sampah jangan dibuang ke TPS atau TPA. Tapi pilah yang kering dan basah, selanjutlah kirim ke kami, akan kami beli dengan nilai rupiah yang cukup tinggi.

” Betul Info ini, kami buka selebar- lebarnya kesempatan ini kepada warga masyarakat yang mempunyai sampah kirim ke PT. Tjiwi Kimia akan kami ganti yang rupiah yang layak “jelas Benni.

Selain itu, P. Ben juga mengaku pihaknya akan menerima siapun yang ingin belajar cara memproses sampah baik kering maupun basah. Misal cara membuat sampah basah ini menjadi makanan ternak Magot, yang kini pasarnya sangat bagus.imbuhnya.

Berita Terkait :  Babinsa 0830/18 Gayungan Surabaya Bantu Berantas Hama Sundep

Lebih lanjut P. Ben panggilan akrap Benni Haryawan mengaku Tjiwi Kimia Tbk sebenarnya jauh hari (tahun 70 – 80 an) sudah biasa mengelola masalah sampah ini menjadi barang yang lebih berguna dan punya nilai jual lebih tinggi.baik sampah di lingkungan Tjiwi sendiri dari sampah perusahaan lain. Contoh awal tahun 70 – 80 Tjiwi Kimia mengambil/ menerima ampas tebu dari pabrik gula untuk diproses menjadi bahan kertas gulung.

Sedangkan untuk sampah kering baik plastik, kertas, sudah barang tentu untuk diproses menjadi kardus dan pot bunga yang tahan air.

Sementara untuk sampah basah dan sisa- sisa makanan selain untuk beternak Magot yang saat ini sangat dibutuhkan untuk tambahan makanan ternak Lele maupun ayam. Juga sebagian sampah basah lainnya bakal diproses menjadi paving.demikian antara lain disampaikan Managemen PT. Tjiwi Kimia. Benni Haryawan pada acara Halal Bihalal dengan Insan Media di Aula Pabrik Tjiwi Kimia, kamis 2/4/2026. [min.hel].

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!