Situbondo, Bhirawa
Kenaikan pangkat di tubuh institusi Polri bukanlah sekadar rutinitas administratif biasa, melainkan sebuah pengakuan nyata atas dedikasi serta rekam jejak yang bersih. Penegasan ini disampaikan Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie saat memimpin Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian dari AKP ke Kompol bagi Kapolsek Banyuputih, H Hasan Bisri, Rabu (4/1).
Kenaikan pangkat pengabdian ini merupakan momen yang sangat istimewa karena hanya diberikan secara selektif kepada personel yang memiliki dedikasi tinggi dan tidak pernah tersandung pelanggaran disiplin selama masa dinasnya. Kompol Hasan Bisri dinilai sukses menjaga integritasnya dengan sangat baik hingga menjelang masa purnatugas.
Momen khidmat dan membanggakan tersebut turut disaksikan secara langsung oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Situbondo, Kapolsek, perwira staf dan anggota Polres, serta dihadiri langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Situbondo, Lana Bayu AS, beserta pengurus Bhayangkari Cabang Situbondo.
Dalam amanatnya, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie menyampaikan ucapan selamat sekaligus rasa bangga atas pencapaian Kompol Hasan Bisri. Menurutnya, pangkat pengabdian adalah sebuah kehormatan tertinggi yang tidak semua anggota Polri bisa meraihnya di penghujung karier.
”Kenaikan pangkat pengabdian ini tidaklah mudah diraih. Ini adalah bukti prestasi, kebanggaan, dan kehormatan yang patut dijadikan contoh teladan bagi seluruh anggota Polri lainnya,” ungkap AKBP Bayu.
AKBP Bayu mengingatkan, tantangan tugas ke depan masih terbentang luas. Ia sangat menekankan pentingnya kesiapan mental serta pelayanan yang tulus tanpa pamrih kepada masyarakat, sebagai wujud darma bakti kepada bangsa dan negara.
”Harapannya, pencapaian Kompol Hasan Bisri ini mampu memacu motivasi personel lainnya untuk terus memberikan pelayanan terbaik dengan loyalitas tinggi,” kupas AKBP Bayu.
Di luar urusan kedinasan, AKBP Bayu juga menyelipkan pesan humanis mengenai pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga dan kesehatan keluarga. Seluruh anggota Polri diwanti-wanti untuk selalu menjauhi segala bentuk perbuatan tercela yang berpotensi mencoreng nama baik institusi maupun keluarga.
”Saya minta tingkatkan disiplin dan pelayanan. Jalin kemitraan yang baik dengan masyarakat melalui pelayanan yang ikhlas, tegas, namun tetap humanis. Hindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun organisasi,” tandasnya. [awi.fen]


