28.9 C
Sidoarjo
Wednesday, April 1, 2026
spot_img

Terapkan Manajemen Talenta, Empat Pejabat Tinggi Pratama Pemkab Pasuruan Dilantik


Pasuruan, Bhirawa
Pemkab Pasuruan mulai menerapkan babak baru dalam tata kelola birokrasi dengan mengedepankan profesionalisme berbasis kompetensi.

Langkah tersebut ditandai dengan pengisian kekosongan jabatan eselon II di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kini resmi menggunakan standar sistem merit.

Pada Rabu (1/3), Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo melantik empat Pejabat Tinggi Pratama di Auditorium Mpu Sindok, Kompleks Kantor Bupati Pasuruan.

Pelantikan itu tak hanya sekadar pengisian kursi kosong, namun menjadi simbol transformasi manajemen aparatur sipil negara (ASN) di wilayah tersebut.

Usai pelantikan, Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo menyampaikan momentum itu merupakan kali pertama Pemerintah Kabupaten Pasuruan menerapkan sistem merit secara penuh dalam penempatan pejabat eselon II.

Langkah tersebut menempatkan Kabupaten Pasuruan sebagai salah satu pionir di Jawa Timur dalam implementasi manajemen talenta.

“Kami menjadi salah satu pemerintah daerah di Jawa Timur yang pertama kali menggunakan sistem merit dalam pelantikan pejabat eselon II. Manajemen talenta menjadi kunci agar penempatan sesuai dengan kemampuan dan bidang yang tepat,” tandas Mas Rusdi.

Sistem merit merupakan kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar.

Dengan mengabaikan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal-usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur atau kondisi kecacatan, sistem itu diharapkan mampu menciptakan birokrasi yang lebih sehat dan berintegritas.

Berita Terkait :  Bank Jatim Siap Salurkan Permodalan dan Pendampingan Pelaku UMKM

Menurut Mas Rusdi, pemerintah daerah akan terus melakukan kajian mendalam untuk menemukan formulasi yang paling akurat dalam mengukur potensi setiap ASN.

Pemetaan itu dilakukan agar setiap individu ditempatkan pada posisi yang benar-benar selaras dengan keahliannya (the right man on the right place).

“Kita terus kaji sampai dapat formulasi yang paling pas untuk mengetahui potensi seluruh ASN kita,” jelas Mas Rusdi.

Meski empat jabatan strategis telah terisi, masih terdapat beberapa OPD yang hingga kini dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).

Menanggapi hal tersebut, Rusdi memastikan bahwa pengisian posisi Plt ke depan tetap akan merujuk pada data sistem merit yang terintegrasi langsung dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Transparansi dan digitalisasi data kepegawaian melalui sistem merit ini diharapkan dapat meminimalisasi subjektivitas dalam promosi jabatan.

“Ini juga sekaligus menjadi tantangan bagi para pejabat yang baru dilantik untuk membuktikan bahwa kompetensi mereka sebanding dengan tanggung jawab besar dalam mempercepat pembangunan di Kabupaten Pasuruan,” imbuh Mas Rusdi.

Adapun keempat pejabat yang dilantik adalah Fathurrahman, menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Lalu, Yuswianto, menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

Kemudian, Firdaus Handara, menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Serta Sarinah Rostief, menjabat sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi. [hil.gat]

Berita Terkait :  Kesra Pemkab Sumenep Evaluasi Capaian Program UKS

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!