“Saat ini satu jembatan sudah selesai dibangun dan diresmikan di Kecamatan Balong. Kami berharap seluruh usulan bisa terealisasi tahun ini”
Ponorogo, Bhirawa
Kodim 0802/Ponorogo membangun empat jembatan Perintis Garuda di sejumlah wilayah untuk membuka konektivitas dan memperlancar akses transportasi masyarakat.
Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra di Ponorogo, Jawa Timur, Selasa, mengatakan pembangunan jembatan difokuskan pada daerah yang selama ini memiliki keterbatasan sarana penghubung.
“Pembangunan jembatan ini diprioritaskan bagi wilayah yang aksesnya belum memadai sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah,” katanya.
Ia menjelaskan empat lokasi prioritas pembangunan berada di Kecamatan Bungkal, Sambit, Jambon, dan Slahung.
Pembangunan diawali dengan peletakan batu pertama jembatan yang menghubungkan Desa Belang dan Desa Bungkal. Selain itu, Kodim 0802/Ponorogo juga mengusulkan pembangunan jembatan di 48 titik lain.
“Saat ini satu jembatan sudah selesai dibangun dan diresmikan di Kecamatan Balong. Kami berharap seluruh usulan bisa terealisasi tahun ini,” ujarnya.
Menurut Farauk, keberadaan jembatan memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat, mulai dari akses pendidikan hingga distribusi hasil pertanian.
“Jembatan sangat vital karena menunjang aktivitas ekonomi dan keseharian warga,” katanya.
Ia menambahkan penentuan lokasi pembangunan telah melalui verifikasi lapangan agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Salah satu warga Desa Belang, Seni, mengaku selama ini harus menempuh jarak lebih jauh untuk menuju wilayah Bungkal, terutama saat kondisi cuaca buruk.
“Kalau sudah ada jembatan, akses jadi lebih cepat dan tidak perlu memutar jauh,” katanya. [ant.kt]


