Mojokerto, Bhirawa
Sedikitnya ada Rp 65 juta lebih dana yang dikumpulkan oleh komunitas Motor Trail Mojokerto yang disumbangkan untuk pembangunan gedung Yatim Piatu Desa Watesnegoro Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto, Senin (30/3).
Anggota Komunitas Trail Mojokerto Prayogi mengatakan dana yang disumbangkan tersebut adalah hasil dari gelaran sebanyak 700 pecinta motor trail mojokerto dalam aksi Jelajah Alas Pawitra yang bekerjasama dengan Organisasi Keagamaan Ranting NU Desa Wates Negoro, minggu kemarin
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, mengapresiasi sinergitas yang terjalin antara Nahdlatul Ulama (NU) dan Komunitas Pecinta Motor Trail Mojokerto. Hasil dari sinergitas tersebut adalah diadakannya bakti sosial yang berupa pembangunan dan penggalangan dana Gedung Yatim Piatu Ranting NU Desa Watesnegoro.
Selain memberikan apresiasi, melalui sesi singkatnya Muhammad Albarraa juga berharap agar usaha bakti sosial dan pembangunan gedung yatim piatu tersebut bisa berjalan dengan lancar.
“Semoga kegiatan bakti sosial dan pembangunan gedung yatim piatu ini bisa berjalan dengan lancar dan bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.
Sebelum pemberangkatan peserta, Bupati juga turut berharap agar baksos dan kegiatan positif lainnya yang dilaksanakan di depan Gedung Terpadu Ranting NU Desa Watesnegoro Kecamatan Ngoro itu, supaya mendapatkan berkah dan diridhoi oleh Allah SWT. “Semoga apa yang kita laksanakan pada hari ini menjadi amal ibadah yang diterima oleh Allah Subhanahu wa ta’ala,” pungkasnya.
Sebagai tambahan informasi, Baksos yang digelar termasuk dalam rangkaian acara Jelajah Alas Pawitra, kegiatan yang diinisiasi oleh komunitas pecinta motor trail Kabupaten Mojokerto. Jumlah peserta yang mengikuti acara tersebut bisa terbilang banyak, setidaknya 700 orang. Hal ini seperti yang dijelaskan oleh Lukman Faris, salah satu perwakilan panitia penyelenggara.
“Total peserta 700-an, dari Mojokerto, Jombang, Pasuruan, dan daerah-daerah lainnya di Jawa Timur,” terang Faris.
Tampak yang turut hadir mendampingi Bupati Mojokerto, adalah Forkopimca Ngoro, Jajaran Pemerintah Desa Watesnegoro, dan para Pengurus Nahdlatul Ulama Kecamatan Ngoro. [min.wwn]


