27 C
Sidoarjo
Sunday, March 29, 2026
spot_img

Kapolda Jatim: Angka Kecelakaan di Jawa Timur Naik 78 Persen


Situbondo, Bhirawa
Pengamanan arus balik Lebaran di wilayah Jawa Timur terus dikawal ketat meski Operasi Ketupat Semeru 2026 telah resmi berakhir. Guna memastikan kelancaran dan keamanan masyarakat, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto bersama jajaran Pejabat Utama Polda Jatim turun langsung memantau jalur Pantura Situbondo, Jumat (27/3).

Dalam kunjungan kerjanya ini, Kapolda Jatim beserta rombongan Pejabat Utama didampingi secara langsung oleh Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie. Rombongan tidak hanya memantau arus lalu lintas dari udara dan darat, tetapi juga meninjau situasi keamanan di kawasan wisata pantai Utama Raya, Kecamatan Banyuglugur.

Menariknya, di sela-sela agenda pemantauan yang padat, Kapolda Jatim bersama Pejabat Utama Polda Jatim serta Kapolres Situbondo menyapa para pengunjung wisata dan membagikan bingkisan makanan ringan (snack) serta mainan kepada anak-anak. Aksi sederhana ini sukses mengukir senyum di wajah anak-anak yang tengah menikmati sisa liburan bersama keluarga.

Terkait pengamanan saat ini, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie menjelaskan bahwa pelayanan ekstra di lapangan merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

“Operasi Ketupat secara nasional memang sudah berakhir pada 25 Maret pukul 24.00 WIB. Namun, Polri melanjutkannya dengan KRYD mulai 26 hingga 29 Maret 2026. Fokusnya adalah mengantisipasi arus balik susulan di jalan arteri, tol, maupun tempat wisata agar situasi pasca-Lebaran tetap sangat kondusif,” jelas AKBP Bayu.

Berita Terkait :  Baksos'e Suroboyo dan McD Ajak Anak Yatim Piatu YATAMASA Sahur Bersama

Mengenai pantauan arus lalu lintas H+5 Lebaran, Irjen Pol Nanang Avianto memastikan pergerakan kendaraan sejauh ini sangat lancar. Kehadiran infrastruktur baru dinilai sangat berdampak positif dalam mengurai kemacetan.

“Dengan difungsikannya pintu tol Prosiwangi di Situbondo Barat, ini sangat membantu kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini,” terang Kapolda Jatim.

Ia menambahkan, sisa pergerakan arus balik saat ini diperkirakan tinggal 30 persen, karena sebelumnya warga sudah diimbau untuk tidak pulang secara bersamaan.

Lebih lanjut, Kapolda Jatim memaparkan bahwa pergerakan kendaraan pada masa mudik dan balik tahun ini secara umum mengalami peningkatan sebesar 18 persen dibandingkan tahun lalu. Peningkatan mobilitas ini sayangnya berimbas pada naiknya angka kecelakaan di Jawa Timur yang mencapai 750 kasus (naik 78 persen).

Oleh karena itu, Irjen Pol. Nanang tak bosan-bosannya mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Kami mengimbau pengendara roda dua maupun roda empat agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak memaksakan diri. Silakan beristirahat di pos pelayanan maupun pos terpadu yang sudah disediakan di sepanjang jalur Pantura, agar perjalanan benar-benar nyaman dan selamat sampai tujuan,” pungkas Irjen Pol Nanang. [awi.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!