Kota Batu,Bhirawa
Kepolisian Resor (Polres) Kota Batu terus memberikan jaminan keamanan kepada para wisatawan yang mengisi masa libur Lebaran dengan mengunjungi destinasi wisata yang ada si kota ini. Terhitung sejak Malam Takbir Lebaran (19/3) hingga kemarin (24/3), Polisi terus memberikan jaminan kelancaran arus kendaraan dan keamanan di kawasan wisata. Untuk memastikan hal ini petugas melaksanakan pengecekan langsung ke lokasi- lokasi wisata.
Kapolres Batu Kota, AKBP Aris Purwanto menegaskan kehadiran personel di lapangan sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat, terutama dalam menjaga keamanan, kelancaran arus lalu lintas, serta memberikan bantuan cepat apabila terjadi situasi darurat. “Dan keberadaan Pos Pengamanan dan Pos Lelayanan telah menjadi pusat pelayanan yang responsif bagi pemudik maupun wisatawan yang melintas di wilayah Kota Batu,” ujarnya, Selasa (24/3).
Ia menjelaskan pihaknya telah mengantisipasi terjadinya lonjakan volume kendaraan selama libur Lebaran di Kota Batu. Untuk itu pihaknya telah menyiagakan Tim Urai yang merupakan gabungan dari personel Satlantas Polres Batu dan Satuan Sabhara Polres Batu. Ada lebih dari 30 personel tim urai yang disiagakan untuk mengurai kemacetan.
Tim Urai ini disiagakan setiap hari selama Operasi Ketupat Semeru 2026. Mereka bertugas melakukan pemantauan dan patroli titik-titik rawan macet. “Tim Urai ini terus melakukan pemantauan di kawasan rawan macet, blind spot rawan laka, trouble spot serta obyek vital serta obyek wisata di wilayah hukum Polres Batu,” jelas Aris.
Ditambahkan Kasat Lantas Polres Kota Batu, AKP Kevin Ibrahim bahwa pemantauan arus lalu lintas terus dilakukan mengingat diprediksi ada 1,1 juta wisatawan datang ke Kota Batu selama libur Lebaran 2026. Dengan pemantauan tak kenal henti maka petugas siap bergerak cepat ketika ada tanda kepadatan arus lalu- lintas terjadi.
“Dan ketika ada kepadatan, kami juga sudah menyiapkan skema pengaturan lalu lintas hingga rekayasa lalu lintas,” jelas Kevin.
Selain iti, Satlantas Polres Batu juga menyediakan layanan Polisi Sahabat Mudik (SIDIK) untuk membantu pengendara yang mengalami kendala baik mogok hingga kehabisan BBM. Layanan ini menyediakan mobil khusus yang didalamnya sudah tersedia alat-alat yang diperlukan untuk penanganan darurat ketiga kendaraan mogok.
Dalam kendaraan itu juga ada petugas khusus yang bisa membantu memperbaiki mobil mogok. “Selain itu di dalam mobil SIDIK ini juga disediakan perlengkapan yang dibutuhkan untuk menangani mobil atau motor yang mogok saat perjalanan,” jelas Kevin.
Layanan ini masih ditambah dengan pemanggilan mobil derek teknisi ketika ada pemudik atau wisatawan yang kendaraanya harus masuk bengkel. Dan semua layanan tersebut disediakan Polres Batu tanpa dipungut biaya alias gratis dengan mendatangi pos pengamanan, pos pantau atau polsek terdekat, serta call center 110.
Adapun sebagai bentuk komitmen dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan, Polres Batu melakukan pantauan langsung dengan mengunjungi berbagai destinasi wisata di Kota Batu. Tak terkecuali destinasi wisata baru, Mikutopia. Karena destinasi wisata terbaru yang berlokasi di Desa Tulungrejo, Kota Batu ini telah dibanjiri pengunjung selama sepekan masa uji coba (14-20 Maret) dengan memberikan tiket reguler gratis.
Manajer Operasional Mikutopia, Panji Akbar Ramadhani mengatakan masa uji coba ini mendapatkan antusiasme masyarakat hingga melampaui ekspektasi. Tercatat, sebanyak kurang lebih 15.000 pengunjung memadati kawasan Mikutopia untuk menikmati fasilitas yang ditawarkan selama masa uni coba tersebut.
Berdasarkan hasil evaluasi selama masa uji coba tersebut, manajemen menyatakan kesiapan penuh untuk menyambut lonjakan wisatawan berikutnya. Karena terhitung mulai 21 Maret 2026, Mikutopia akan beroperasi secara resmi untuk umum. Diharapkan kehadiran Mikutopia mampu memperkuat posisi Kota Batu sebagai kota wisata unggulan di Indonesia. (nas.hel)



