27 C
Sidoarjo
Tuesday, March 17, 2026
spot_img

Cek Lapangan, Wali Kota Kediri Jamin Stok Pangan dan LPG Aman

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat melakukan pengecekan stok pangan di Gudang Bulog, Selasa (17/03).

Pemkot Kediri, Bhirawa.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memastikan ketersediaan stok pangan dan energi di Kota Kediri dalam kondisi aman. Kepastian tersebut didapat setelah melakukan pengecekan langsung ke gudang Perum Bulog, pangkalan LPG, dan distributor pangan, Selasa (17/03).

Dari hasil pemantauan di lapangan, distribusi pangan dan energi berjalan lancar dengan persediaan yang mencukupi serta harga yang relatif stabil.

“Hari ini kita melakukan pemantauan di Gudang Bulog, pangkalan LPG dan distributor pangan. Alhamdulillah berkaitan dengan distribusi pangan dan energi lancar. Persediaan aman dan harga stabil,” ujar Wali Kota Kediri.

Ia menjelaskan, stok beras di Bulog untuk Kota Kediri mencapai sekitar 24.000 ton dan diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan hingga 25 bulan ke depan. Sementara itu, stok minyak goreng di Bulog tercatat sebanyak 4.200 liter yang cukup untuk kebutuhan satu bulan, serta akan mendapat tambahan pasokan sebanyak 15 truk dalam waktu dekat.

Untuk energi, ketersediaan LPG juga dipastikan aman dengan harga yang cenderung stabil. Proses distribusi mulai dari pengisian hingga penyaluran ke pangkalan dan agen berjalan tanpa kendala. Bahkan, Pertamina turut menambah pasokan LPG guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat.

Di tingkat distributor, harga bahan pokok terpantau stabil meskipun terdapat kenaikan pada beberapa komoditas seperti tepung beras, minyak goreng, dan gula. Namun, kenaikan tersebut masih dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Berita Terkait :  Lokasi SR di Eks Kantor Pemkab Pasuruan Tampung 1.000 Siswa

“Untuk masyarakat jangan khawatir dan tidak perlu melakukan panic buying. Kebutuhan bahan pokok aman dan harga juga stabil. Kita juga pastikan distribusinya aman, lancar dan tidak terhambat,” jelas Vinanda.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Kediri terus melakukan pemantauan harga bahan pokok setiap hari. Berbagai upaya seperti Operasi Pasar Murah (OPM) dan Gerakan Pangan Murah (GPM) juga dilakukan untuk menekan inflasi dan menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat.

Vinanda juga menegaskan kepada para distributor agar tidak melakukan praktik yang dapat memicu kenaikan harga, termasuk penimbunan barang.

“Semua harus clear dan tidak boleh ada penimbunan. Kami benar-benar pastikan stok aman, harga stabil, dan distribusi lancar,” tegasnya.

Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Cabang Kediri, Harisun menambahkan, total stok beras di Bulog saat ini mencapai sekitar 78.000 ton dan diperkirakan cukup hingga 25 bulan ke depan. Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring meningkatnya penyerapan gabah saat masa panen.

“Insya Allah penambahan stoknya terus bertambah. Karena seiring berjalannya waktu panen makin banyak,” tambah Harisun.(van,nov.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!