31 C
Sidoarjo
Tuesday, April 7, 2026
spot_img

Iluni UI Jatim Gelar Pelatihan GMP bagi UMKM Disabilitas


Surabaya, Bhirawa
Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) wilayah Jawa Timur mengadakan pelatihan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) disabilitas pada area Jawa Timur di The Southern Hotel, Surabaya.

Kegiatan tersebut bertema ‘Ramadhan Giving ILUNI UI Jawa Timur 2026 : Pemberdayaan UMKM Disabilitas Surabaya’, melalui Pelatihan Good Manufacturing Practices (GMP) yang di ikuti oleh 25 UMKM yang berasal dari Surabaya, Sidoarjo, dan Kediri, Sabtu (7/3).

Ketua ILUNI UI Jatim Anung R Hascaryo mengatakan kegiatan bagian dari program tahunan yang digelar secara nasional pada bulan Ramadan, di Jawa Timur kegiatan difokuskan pada pemberdayaan pelaku UMKM disabilitas.

“Kegiatan Iluni UI pusat yang menjadi agenda tahunan, ini kami bersama teman-teman di Jatim fokus pengembangan dan pemberdayaan UMKM milik teman-teman disabilitas,” ucapnya.

Lanjut Anung mengukapkan peserta mendapatkan pelatihan mengenai Good Manufacturing Practices (GMP) berkaitan pada standar proses produksi yang baik, pengemasan produk, hingga strategi pengembangan usaha.

“Selain pelatihan Workshop, peserta mendapatkan dukungan tambahan berupa bantuan modal usaha yang berasal dari donasi teman-teman alumni, untuk mengembangkan bisnisnya,” tutur Anung.

Anung menyampaikan salah satu misi kami ialah pemberdayaan potensi Jatim oleh Alumni UI Jatim untuk pembangunan berkelanjutan yang berdampak nyata bagi masyarakat. “Pelatihan UMKM disabilitas merupakan yang pertama kali digelar oleh Iluni UI Jatim, serta memilih teman-teman disabilitas karena belum banyak kegiatan pelatihan seperti ini, harapanya kegiatan ini dapat membantu meningkatkan level UMKM disabilitas supaya lebih berkembang,” pungkas Anung.

Berita Terkait :  Jelang Gateways Study Visit, Indonesia Siap Berbagi Kunci Transformasi Pendidikan

Anung berharap kegiatan bisa berlanjut dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah serta komunitas lain agar dampaknya semakin luas.

Koordinator Kurasi UMKM, Dian Trihesti, mengatakan melalui proses kurasi, seleksi mengutamakan pelaku usaha potensial yang memproduksi makanan, minuman, kriya, hingga busana namun masih membutuhkan pendampingan teknis standar produksi global.

“Keterlibatan aktif komunitas sangat krusial dalam menjaring peserta, data masuk kami kurasi kembali untuk memilih peserta yang dibawa ke sini untuk mengikuti pelatihan intensif,” katanya.

Dian menambahkan selain workshop untuk edukasi proses bisnis, Iluni UI Jatim juga menyalurkan bantuan modal senilai Rp25 juta. “Para peserta mendapatkan fasilitas pendampingan yang ramah disabilitas, termasuk penyediaan penerjemah bahasa isyarat, dan selain materi teknis juga diberi kesempatan menjajakan produk unggulannya di hadapan para investor dan mitra strategis,” tambah Dian.

Sementara itu, peserta workshop, Azwar Ipung menceritakan kegiatan sangat bermanfaat bagi pelaku usaha disabilitas. “Usaha kami sudah berjualan kopi sejak 2022 dengan nama Kopicek, pelatihan berharap bisa meningkatkan kemampuan pemasaran supaya jangkauan pasar saya semakin luas,” ungkapnya. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!