26 C
Sidoarjo
Saturday, March 21, 2026
spot_img

Sinta Nuriyah Santuni Lansia di Rumah Gusdurian Pare Kediri

Kabupaten Kediri, Bhirawa
Nyai Hj. Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid mengunjungi Rumah Lansia Ibu dan Anak Gusdurian Mojokutho, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Kunjungan dimanfaatkan untuk bersilaturahmi sekaligus menyalurkan santunan kepada para lansia dan anak-anak berkebutuhan khusus dalam momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Istri Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid, itu disambut hangat oleh para penghuni rumah lansia, relawan, serta pengurus komunitas Gusdurian Mojokutho. Suasana kekeluargaan tampak mewarnai pertemuan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Sinta Nuriyah menyerahkan santunan kepada 92 penerima manfaat yang terdiri dari para lansia, anak hebat, anak istimewa, serta guru ngaji. Selain bantuan tunai, para penerima juga mendapatkan paket sembako, alat tulis, dan makanan ringan.

“Semoga para lansia di sini betah dan dapat beribadah dengan tenang. Kepada para pengurus dan relawan, teruslah ikhlas berbuat baik dan merawat para lansia dengan penuh kasih sayang,” pesan Sinta Nuriyah.

Koordinator Gusdurian Mojokutho Pare, Antok Falensianus Anugrah, menjelaskan saat ini Rumah Lansia Gusdurian menampung sekitar 50 lansia dengan berbagai latar belakang. Dari jumlah tersebut, 15 orang di antaranya merupakan lansia dengan kebutuhan khusus akibat penyakit seperti diabetes, stroke, dan demensia.

“Sebagian besar lansia kami temukan dalam kondisi terlantar dan tidak lagi diasuh keluarganya. Mereka berasal dari berbagai daerah, tidak hanya Kediri, tetapi juga Surabaya, Kalimantan, dan Jambi,” terangnya.

Berita Terkait :  BMKG-BPBD Jatim Koordinasikan OMC Antisipasi Banjir Lamongan, DPU Pengairan Jatim Percepat Penanganan

Menurut Antok, Rumah Lansia Gusdurian Mojokutho yang berdiri sejak 2008 ini dibangun sebagai ruang kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus. Selain menyediakan tempat tinggal, pengurus dan relawan juga memberikan pendampingan kesehatan serta pembinaan spiritual secara rutin.

Kegiatan silaturahmi tersebut diawali dengan penampilan seni dari para lansia binaan, dilanjutkan doa bersama lintas iman, serta penyerahan santunan. Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk mempererat kepedulian sosial sekaligus menguatkan nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.[van.nov.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!