32 C
Sidoarjo
Sunday, March 22, 2026
spot_img

Penyalahgunaan Bahan Peledak Jadi Atensi Operasi Pekat Polres Batu Kota

Suasana gelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Pekat Semeru 2026 Rupatama Mapolres Batu Kota, Selasa (24/2).

Kota Batu, Bhirawa.
Penyalahgunaan bahan peledak (handak) dan petasan atau mercon menjadi salah satu fokus sasaran dalam Operasi Pekat Semeru yang digelar Polres Kota Batu. Hal ini untuk lebih menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama menjalankan ibadah Puasa Ramadan 2026. Selain itu dalam Operasi Pekat yang dilaksanakan mulai tanggal 25 Februari hingga 8 Maret 2026 juga menyasar beberapa penyakit masyarakat lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Dijadikannya penyalahgunaan handak dan petasan ini menyusul terjadinya kecelakaan kerja dalam aksi pembuatan petasan secara ilegal di beberapa daerah beberapa waktu lalu. Dan Polres Kota Batu melakukan tindak preventif agar kejadian serupa tidak terjadi di Kota Wisata ini.

Selain penyalahgunaan handak, Polres Batu juga menyasar pada aksi premanisme, prostitusi baik konvensional maupun online, pornografi baik konvensional maupun online. “Kita juga menyasar aksi perjudian baik konvensional maupun online, serta peredaran miras ilegal maupun oplosan,” ujar AKBP Aris Purwanto, Kapolres Batu, Rabu (25/2).

Ia menjelaskan bahwa Operasi Pekat memiliki karakteristik berbeda dibandingkan dengan kegiatan rutin kepolisian sehari-hari. Operasi ini memiliki dinamika kegiatan yang terlihat jelas dimana getarannya harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kapolres juga menegaskan jangan sampai pelaksanaan Operasi Pekat terkesan sama dengan kegiatan rutin biasa.

Berita Terkait :  UHC Capai 99,74 Persen, Wali Kota Probolinggo Dorong BPJS Perkuat Kolaborasi

“Seluruh bentuk penyakit masyarakat yang menjadi sasaran operasi harus mampu ditekan secara signifikan di wilayah Kota Batu,” tegas Aris.

Ia ingin memastikan Kota Batu berada dalam kondisi aman dari segala bentuk penyakit masyarakat yang masuk dalam sasaran Operasi Pekat Semeru 2026. Hal ini sebagai bentuk komitmen Polres Batu untuk menjadikan situasi kamtibmas Kota Wisata ini tetap kondusif.

Kapolres menjelaskan bahwa Operasi Pekat Semeru 2026 merupakan operasi cipta kondisi sebagai persiapan menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026. Oleh karena itu, seluruh satgas yang terlibat harus saling mendukung dan bekerja secara terintegrasi agar pelaksanaan operasi berjalan optimal.

Setiap tindakan represif yang dilakukan harus terukur dan sesuai dengan SOP. Harus ada perencanaan yang baik dalam setiap kegiatan penindakan. Selain tindakan represif, juga diperlukan langkah preemtif dan preventif agar operasi berjalan efektif.

Untuk itu, dibutuhkam totalitas seluruh personel dalam melaksanakan operasi dan menjadikannya sebagai bagian dari ibadah.

“Masyarakat pasti akan mendukung setiap kegiatan penindakan yang dilakukan Polri selama itu sesuai prosedur dan tepat sasaran. Oleh karena itu, laksanakan tugas dengan profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab,” tambah Aris

Sebagai Kapolres, ia mengingatkan agar seluruh personel memperhatikan ketepatan waktu dalam pelaporan sehingga tidak terjadi teguran dari satuan atas. Kedisiplinan administrasi menjadi bagian penting dalam keberhasilan operasi.

Berita Terkait :  Wakil Wali Kota Pasuruan Minta Kampung Bangilan Galih Potensi Sejarah

Diketahui, untuk mencapai keberhasilan falam operasi, Polres Batu telah menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Pekat Semeru 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan dan pemantapan strategi sebelum pelaksanaan Operasi Pekat tahun ini. Dengan digelarnya Lat Pra Ops ini, diharapkan seluruh personel Polres Batu memiliki kesamaan persepsi, kesiapan taktis dan teknis, serta komitmen kuat dalam menekan penyakit masyarakat.(nas.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!