Polres Kediri, Bhirawa
Sejumlah ruas jalan utama di wilayah Kediri terpantau mengalami kerusakan berupa lubang yang kian membahayakan pengendara saat diguyur hujan. Untuk mengantisipasi meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri bergerak cepat melakukan penandaan di sejumlah titik rawan.
Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri, Ipda Gigih Prajongko, menjelaskan, penandaan dilakukan setelah petugas melaksanakan patroli keselamatan infrastruktur jalan dan menemukan cukup banyak lubang di beberapa ruas jalan strategis.
”Dalam patroli, kami menemukan banyak jalan berlubang di sepanjang Jl Letjen Sutoyo, Jl Lawu, hingga kawasan PK Bangsa. Kondisi ini berisiko tinggi, terutama saat hujan karena lubang tertutup genangan air sehingga sulit terlihat oleh pengendara,” ujar Ipda Gigih, Minggu (22/2).
Sebagai langkah preventif, Satlantas langsung memasang tanda peringatan di titik-titik itu sekaligus mengimbau pengguna jalan agar lebih waspada saat melintas, terutama pada saat hujan deras.
”Kami pasang tanda peringatan supaya masyarakat lebih berhati-hati. Saat hujan, lubang jalan sering tertutup air dan dapat membahayakan,” tegasnya.
Ipda Gigih menambahkan, faktor cuaca hujan turut meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, pengendara diimbau untuk mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta meningkatkan konsentrasi selama berkendara.
”Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya di musim hujan,” imbuhnya.
Selain melakukan penandaan, Satlantas Polres Kediri juga berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat proses penambalan dan perbaikan jalan berlubang. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. [van.nov.fen]

