27 C
Sidoarjo
Thursday, March 26, 2026
spot_img

Berakhirnya Operasi Keselamatan Semeru Kota Batu Diikuti Laka Beruntun Berujung Maut

Kota Batu, Bhirawa
Di Bulan Februari ini Satlantas Polres Kota Batu telah menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 selama dua pekan. Hasilnya, tercatat ribuan pelanggaran lalu- lintas yang dilakukan para pengendara kendaraan bermotor.

Pasca operasi, terjadi Laka beruntun yang diakibatkan kelalaian manusia. Sebuah truk mengalami rem blong hingga menabrak empat kendaraan dan menyebabkan satu korban tewas dan empat korban luka- luka.

Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim mengatakan, selama dua pekan pelaksanaan operasi, sebanyak 2.022 pengendara terekam kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) karena melanggar aturan. Para pelanggar terdiri dari pengendara roda dua maupun roda empat.

”Selain penindakan berbasis ETLE, petugas di lapangan juga memberikan teguran langsung kepada 2.283 pengendara,” ujar Kevin, Kamis (19/2).

Jika ditotal, selama Operasi Keselamatan Semeru 2026 terdapat 4.305 pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Batu. Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan hasil operasi tahun 2025 lalu dimana angka pelanggaran mencapai 5.645. Artinya, tahun ini terjadi penurunan 1.340 pelanggaran atau sekitar 23,7 persen dibanding tahun sebelumnya.

Penurunan ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dan menghindari kelalaian dasar atau kecil yang seharusnya bisa dihindari. Namun peningkatan kesadaran terhadap kelalaian kecil ini tidak diikuti dengan kelalaian besar yang justru membawa dampak cukup fatal. Salah satunya, kelalaian terhadap kesiapan sistem pengereman kendaraan yang seringkali berakhir dengan kejadian rem blong dan berujung kecelakaan.

Berita Terkait :  Dandim 0814/Jombang Raih Penghargaan Program Serap Gabah Tahun 2025 dari Perum Bulog

Seperti yang terjadi di Jl Pattimura, Kelurahan Temas, Kota Batu, Rabu (18/2) petang. Sebuah truk tanpa muatan mengalami gagal fungsi rem dan rem blong. Akibatnya, truk melaju tak terkendali hingga menabrak empat kendaraan di depannya. Dan atas kejadian itu menyebabkan satu orang meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka.

Mendikapi hal ini, AKP Kevin Ibrahim menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk Isuzu bernopol P 8540 UG melaju dari arah barat ke timur atau dari Kota Batu menuju Malang. Truk tersebut dikemudikan Eko Wahyudi, 33th, warga Jember.

”Truk diduga mengalami gagal fungsi pengereman, kendaraan roda enam (R6) hingga kehilangan kendali,” ujar Kevin. Dan truk yang melaju cepat tanpa kontrol pertama kali menghantam bagian belakang mobil Daihatsu Zebra dua penumpang, Lilik Yuliani dan Syafa Adinda.

Benturan pertama tak membuat laju truk berhenti. Truk terus meluncur dan kali ini menabrak bagian belakang Daihatsu Grand Max bernopol B 1613 HZM yang dikemudikan Frans Ricardo Pakpahan, 24th.

Selain dua mobik, truk juga menyeruduk dua sepeda motor Honda Beat masing-masing bernopol N 5977 TBI yang dikendarai Zezen Ardianto, 42th, dan N 2996 LR yang dikendarai Iwan Kurniawan, 38th. Akhirnya pengemudi truk membanting setir ke kiri dan menabrak tiang listrik hingga akhirnya kendaraan berhenti.

Akibat rangkaian tabrakan ini, satu orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian an Iwan Kurniawan, 38th, warga Desa Tlekung, Kota Batu. Korban mengalami cedera berat di bagian kepala. Sementara empat korban lainnya mengalami luka ringan dan saat ini menjalani perawatan di RS Bhayangkara Hasta Brata, Kota Batu. [nas.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!