26 C
Sidoarjo
Wednesday, February 18, 2026
spot_img

Jelang Puasa Ramadan, Sejumlah Komoditas Naik di Kabupaten Sidoarjo

Pemkab Sidoarjo, Bhirawa
Sejumlah harga komoditas di wilayah Kabupaten Sidoarjo naik, menjelang puasa Ramadan 1447 H. Harganya naik melebihi harga eceran tertinggi (HET).

Data dari bagian Perekonomian Pemkab Sidoarjo yang merupakan Ketua tim koordinator pengendali inflasi daerah (TPID), diantaranya seperti beras premium, cabe, minyak goreng.

Harga beras premium Rp14.900 /kg menjadi Rp15.326/kg. Harga cabe rawit/merah Rp40.000 -Rp57.000/kg menjadi Rp78.810/kg. Harga minyak goreng Rp.15.700/liter menjadi 16.916/liter.

Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Sidoarjo, Muhammad Nur, mengatakan telah disusun langkah dalam upaya pengendalian harga dan ketersediaan bahan pokok untuk masyarakat Sidoarjo. Diantaranya, kegiatan pasar murah yang telah digelar di sejumlah desa, menjual komoditi Sembako seperti gula, beras, minyak goreng dan telor.

“Juga akan direncanakan untuk melakukan operasi pasar, dan pasar murah, sampai bulan Maret, menjelang hari raya idul Fitri 1447 H. Kegiatan ini direncanakan sampai 4 kali kegiatan,” komentar Muhammad Nur, Rabu (18/2) kemarin.

Selain itu, anggota TPID Sidoarjo juga akan melakukan distribusi minyak goreng di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Sidoarjo. Seperti dibpasar Porong, pasar Larangan dan pasar Krian. Ada sebanyak 11.808 liter atau 984 karton berisi minyak goreng yang akan dijual.

Disampaikan oleh Muhammad Nur, belum lama ini, sejumlah anggota TPID Sidoarjo, telah melakukan rapat koordinasi dengan Bupati Sidoarjo Subandi, di Pendopo Delta Wibawa, terkait perkembangan harga bahan pangan pada bulan Pebruari 2026 ini.

Berita Terkait :  Realme C75 Penuhi Kebutuhan Pengguna yang Aktif dan Beraktivitas di Luar Ruangan

Perum Bulog cabang Sidoarjo telah melakukan penyaluran beras SPHP atau stabilitasi pasokan harga pangan. Dari target penyaluran 6.750.000 kg dalam Bulan Januari – Desember 2026, telah tersalur 4. 869.235. atau sudah tersalurkan sebesar 72.14 persen.

Beras SPHP ini disalurkan kesejumlah titik, seperti koperasi/asosiasi, koperasi desa/kelurahan merah putih, lemabag dinas/instansi pemerintah, outlet BUMN, pengecer di pasar, polisi, ritel modern, RPK dan TNI.

PLt Kepala BPS Sidoarjo, Ai Nuraeni SST MSi, dalam laporannya menyampaikan inflasi Jawa Timur mulai Januari 2025 – Januari 2026, merambat naik. Pada Desember 2025 angkanya sebesar 2.93, pada Januari 2026 angkanya sebesar 3.29.

Menurut Ai, indek perkembangan harga juga naik di sejumlah Provinsi di Indonesia. Naiknya IPH di Jatim, termasuk tinggi di Indonesia. Sejumlah kabupaten yang mengalaminya seperti Kabupaten Blitar, Trenggalek, Nganjuk, Pacitan dan Situbondo. [kus.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru