26 C
Sidoarjo
Wednesday, February 18, 2026
spot_img

Memasuki Bulan Ramadan, Ketersediaan Bahan Pokok di Kabupaten Malang Aman

Tim Satgas Pangan Polres Malang saat melakukan pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan di Pasar Kepanjen, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Kab Malang, Bhirawa.
Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Malang dalam menjelang bulan suci Ramadan terus intens dalam melakukan pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok di beberapa pasar di wilayah Kabupaten Malang. Hal ini dilakukan untuk memastikan stok aman dan harga tetap terkendali menjelang puasa Ramadan pada tahun 2026 ini.

Sedangkan Satgas Pangan tersebut menyasar sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, daging, telur, bawang, dan cabai. Sementara, dari hasil pemantauan, stok bahan pokok di wilayah Kabupaten Malang dipastikan dalam kondisi aman dan tidak ditemukan kelangkaan. Sehingga saat masuk dalam bulan suci Ramadan harga bahan pokok aman dan harga masih tetap terkendali.

Demikian yang disampaikan, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar, Rabu (18/2), kepada wartawan.

Menurutnya, kegiatan yang kita lakukan, yakni merupakan langkah preventif Polres Malang untuk menjaga stabilitas harga, yang sekaligus melindungi masyarakat dari potensi gejolak pasar menjelang dan memasuki puasa Ramadan.

“Dengan turun langsung ke pasar-pasar, selain memastikan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar di Kabupaten Malang, juga untuk memastikan kondisi aman dan mencukupi selama bulan suci Ramadan, serta antisipasi lonjakan harga bahan pokok,” jelasnya.

Berita Terkait :  Loyal dan Berintegritas, Kasubbag Dalprogar Bag Ren Polres Situbondo Naik Pangkat Kompol

Dia mengatakan, secara umum, harga bahan pokok masih relatif stabil dan tidak ditemukan lonjakan yang signifikan. Selain itu, pihaknya juga memberikan perhatian khusus pada komoditas cabai rawit yang memiliki potensi kenaikan harga akibat faktor cuaca, yang terus diguyur hujan.

Potensi kenaikan cabai rawit, memang diakibatkan tingginya curah hujan yang berdampak pada hasil panen. Namun, pihaknya sudah melakukan mitigasi bersama stakeholder dan supplier agar lonjakan harga dapat ditekan. Sehingga untuk bisa mengendalikan harga bahan pokok, maka Polres Malang bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan berkala terhadap distribusi dan harga bahan pokok.

“Biasanya harga bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan selalu diiringi peningkatan kebutuhan masyarakat. Kami juga menghimbau agar para pedagang dan distributor untuk tidak melakukan penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat,” papar Hafiz.

Dalam kesempatan itu, dia menegaskan, jika ada distributor bahan pokok yang menimbun, maka Polres Malang melakukan upaya penegakan hukum akan dilakukan, apabila ditemukan pelanggaran di lapangan. Sehingga untuk mengantisipasi pelanggaran permainan harga dan penimbunan bahan pokok, maka Satgas Pangan akan terus melakukan pengawasan dan intervensi bila diperlukan, agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok. Menjelang bulan suci Ramadan, memang ada lonjakan harga yang signifikan.

“Meski ada beberapa sembako yang harganya naik, namun masih dalam batas wajar,” pungkasnya. (cyn.hel).

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru