Pemkab Bondowoso, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus mematangkan persiapan calon jamaah haji melalui kegiatan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 H/2026 M yang digelar di Ijen View Hotel & Resort Bondowoso, Senin (16/2).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bondowoso, Abd. Hamid Wahid, Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, perwakilan Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur, serta Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bondowoso.
Manasik haji ini diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bondowoso sebagai bagian dari pembekalan menyeluruh terkait tata cara pelaksanaan ibadah sesuai tuntunan syariat, sekaligus memperkuat kesiapan fisik, mental, dan spiritual jamaah.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bondowoso, H. Astono, menyampaikan bahwa jumlah calon jamaah haji asal Bondowoso pada tahun 2026 mencapai 918 orang.
“Perlu disampaikan apresiasi komitmen para calon jamaah haji Bondowoso yang bertekad untuk saling melayani dan menjaga satu sama lain selama menjalankan rangkaian ibadah haji,” ujarnya.
Menurutnya, manasik haji menjadi sarana strategis untuk membangun pemahaman, kebersamaan, dan kedisiplinan jamaah, sehingga mampu menjalankan ibadah dengan tertib dan penuh kekhusyukan.
Sementara itu, Bupati Bondowoso Abd Hamid Wahid mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan dalam penyelenggaraan manasik haji. Ia menegaskan pentingnya pemahaman terhadap ketentuan dan standar minimal pelaksanaan ibadah.
“Pemerintah daerah berharap peserta manasik haji bisa memahami keabsahan standar minimal sehingga pelaksanaan ibadah berjalan lancar, tertib, dan khusyuk,” tuturnya.
Ia menilai, disiplin dan kesiapan mental merupakan kunci utama dalam menjaga kenyamanan, keselamatan, serta kelancaran ibadah selama berada di Tanah Suci.
Selain itu, Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah.
“Semoga calon jamaah haji yang akan berangkat diberikan kelancaran, kesehatan, keselamatan, dan ketuntasan dalam melaksanakan ibadah haji, serta menjadi haji yang mabrur,” katanya.
Melalui bimbingan manasik terintegrasi ini, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap seluruh calon jamaah memiliki kesiapan fisik, mental, dan spiritual yang optimal.
Dengan bekal pemahaman yang matang, kedisiplinan yang terbangun, serta dukungan pelayanan yang maksimal, jamaah diharapkan mampu menjalankan ibadah secara mandiri, tertib, dan sesuai tuntunan syariat, sekaligus membawa nama baik daerah selama berada di Tanah Suci.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda, perwakilan instansi vertikal, tokoh agama, petugas haji, serta ratusan calon jamaah dari berbagai kecamatan. [san.dre]

