Kepala SMAN 2 Situbondo, Nikmatil Hasanah, ikut serta dalam event parade prima Nusantara bersama ribuan peserta lain, Sabtu (14/2). sawawi/bhirawa
Situbondo, Bhirawa.
Kawasan Jalan Anggrek, Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo, Sabtu (14/2) pagi, tampak berbeda karena dipadati ribuan mata warga Kota Santri. Mereka rela berdiri di pinggir jalan raya hanya untuk menyaksikan event Parade Prima Nusantara dengan melibatkan ribuan peserta dari guru, siswa dan pengurus komite SMAN 2 Situbondo.
Menurut Kepala SMAN 2 Situbondo, 14 Pebruari, merupakan momen bersejarah bagi sekolah yang ia pimpin. Selain sebagai hari jadi SMADA PRIMA, pada momen itu juga dikenal sebagai momen kreasi untuk meraih sederet prestasi di dunia pendidikan.
“Parade Prima Nusantara ini baru pertama diadakan, setelah belasan tahun sebelumnya vakum,” aku wanita yang juga alumni SMADA itu.
Dalam pandangan Nikma, sapaan akrab Nikmatil Hasanah, Parade Prima Nusantara sangat mengguncang Situbondo. Ya, Parade Prima Nusantara SMAN 2 Situbondo juga mampu menghipnotis ribuan mata yang ada dijalanan protokol Kabupaten Situbondo.
“Pada Sabtu pagi kemarin mendadak berubah menjadi panggung raksasa kebudayaan. Sebanyak 1.200 personel keluarga besar SMA Negeri 2 Situbondo, yang terdiri dari siswa, guru, tenaga kependidikan, hingga komite sekolah, tumpah ruah dalam gelaran “Parade Prima Nusantara”. Pawai kolosal ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi SMADA ke-49,” ungkap Nikma.
Mantan Kepala SMAN 1 Kapongan, Situbondo itu mengakui, Parade Prima Nusantara merupakan sebuah momentum yang secara istimewa bertepatan dengan kasih sayang untuk negeri, melalui pelestarian budaya.
Kemeriahan dimulai saat Kepala SMAN 2 Situbondo, Nikmatil Hasanah, M.Pd., menyampaikan laporan resmi kepada Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah S.Pd.I. Dengan penuh khidmat.
“Ya, yang lebih istimewa lagi, event ini diresmikan oleh Wakil Bupati Mbak Ulfiah. Orang kedua dilingkungan Pemkab Situbondo itu melepas secara resmi rombongan parade melalui prosesi pengguntingan pita. Acara benar benar surprise setelah mobil Patwal polisi resmi berangkat paling depan,” kupas Nikma.
Tak cukup itu, sambung Nikmah, kemeriahan terus berlanjut setelah acara pembukaan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat penting, mulai dari Kasubag TU dan Kasi SMA PK-PLK Cabdin Wilayah Bondowoso, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo, hingga jajaran Polsek Kecamatan Situbondo.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mbak Ulfiah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan menaruh harapan besar agar SMA Negeri 2 Situbondo terus konsisten menjadi “pabrik” siswa berprestasi.
“Beliau (Wabup Mbak Ulfi) menekankan pentingnya sekolah untuk tetap aktif menghasilkan karya-karya inovatif yang membanggakan daerah. Kehadiran parade ini dinilai bukan sekadar seremoni ulang tahun, melainkan bukti nyata kontribusi sekolah dalam membangun karakter generasi muda yang berwawasan global namun tetap berpijak pada akar budaya lokal,” tutur Nikma.
Dalam pandangan Nikmah,
Parade Prima Nusantara tampil memukau dengan menyuguhkan potret mini Indonesia. Ribuan peserta menyulap jalanan menjadi galeri berjalan yang menampilkan kekayaan adat dari berbagai provinsi, mulai dari pakaian adat yang megah, replika rumah adat, hingga atraksi kesenian daerah. Tak hanya itu, parade ini juga memperkenalkan ragam makanan khas dan ikon hewan endemik dari penjuru Nusantara, yang dipadukan secara apik dengan kearifan lokal asli Kabupaten Situbondo.
“Kami menilai lebih dari sekadar perayaan HUT sekolah, kegiatan ini menjadi instrumen pendidikan cinta tanah air yang konkret bagi para siswa. Melalui persiapan yang panjang, siswa diajak untuk mengenal, mencintai, dan bangga terhadap identitas bangsa di tengah gempuran budaya asing. Semangat nasionalisme juga terpancar jelas dari setiap gerak dan kostum yang dikenakan. Ini menggambarkan persatuan dalam perbedaan yang menjadi napas utama pendidikan di SMADA PRIMA,” urai mantan Wakasek SMADA PRIMA itu.
Gelaran membanggakan publik ini juga sukses menjadi “obat rindu” bagi masyarakat Situbondo yang sudah lama menantikan kembalinya karnaval budaya berskala besar. Sorak-sorai penonton menyemut di sepanjang rute pawai, menciptakan atmosfer pesta rakyat yang hangat dan meriah. Dengan kesuksesan Parade Prima Nusantara ini, SMAN 2 Situbondo membuktikan bahwa di usia ke-49, mereka tetap menjadi pelopor dalam mengawinkan prestasi akademik dengan pelestarian nilai-nilai luhur bangsa.
“Kami sangat bersyukur acara berjalan sukses dan lancar,” beber Nikma.
Salah satu warga Situbondo, Andi memuji pagelaran Parade Prima Nusantara yang digagas oleh SMAN 2 Situbondo. Ini karena, imbuh Andi, selain bisa mengangkat budaya dan adat istiadat khas Situbondo juga menyuguhkan parade budaya Indonesia.
“Ajang ini sangat surprise dan luar biasa,” tandas Andi. (awi.hel)

