Wabup Mbak Ulfi, saat meresmikan Musda ke-IX LDII Kabupaten Situbondo, dilantai II Pemkab, Sabtu (14/2). sawawi/bhirawa
Situbondo, Bhirawa
Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Situbondo sukses menggelar Musda Ke-IX, di lantai II Pemkab Situbondo, Sabtu (14/2). Hadir Wabup Mbak Ulfi, Kasdim 0823, pengurus Partai Golkar dan 10 PC se-Kabupaten Situbondo.
Wabup Mbak Ulfi mengatakan, dengan adanya Musda LDII ini pemerintah berharap adanya sinergi yang erat sehingga dapat mewujudkan cita cita Situbondo naik kelas. “Tentunya, dalam forum ini kami patut untuk mendukung kiprah LDII dalam melayani ummat. Kami juga patut berterimakasih kepada LDII yang telah memberikan ruang kepada kaum perempuan untuk hadir pada kegiatan ini,” kupas mbak Ulfi.
Sementara itu Dewan Pengawas LDII Kabupaten Situbondo, Agus Triono meminta, agar musda berjalan dengan objektif dan bukan pada suka atau tidak suka. Kenapa demikian ? Kata Agus, LDII saat ini harus mengutamakan pada kepentingan kemasyarakatan, keummatan, kesejahteraan serta peningkatan kualitas pendidikan. “Ya, sekarang ini paling prinsip adalah terwujudnya sifat akhlakul karimah. Makanya sebagai pimpinan LDII harus bisa mengakomodir kepada hal hal yang terkait dengan itu,” pinta mantan Pengawas di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo itu.
Agus menambahkan, dalam musda LDII kali ini harus berjalan secara demokratis dan tidak terjadi pemisahan blok dukungan. Sebaliknya, imbau dia, harus mengutamakan kebersamaan dan kekompakan. “Boleh kita punya pendapat yang berbeda namun dilapangan harus tetap rukun. Ibarat seperti semut, meski ada yang tidak kebagian makanan harus tetap bergabung kembali dan kompak,” pinta Agus.
Mantan Kepala SMPN 2 Situbondo itu melanjutkan, seorang pimpinan bukan menyandang sebuah status melainkan menyerahkan kepada siapa saja yang di beri tanggung jawab dan dijalankan dengan penuh amanah. Agus juga meminta kepada semua warga LDII harus memberikan kepercayaan kepada pimpinan yang sudah disepakati. “Siapa saja yang terpilih dari pilihan 10 PC, saya berharap program program lama yang sudah bagus untuk tetap dipertahankan. Selain itu program aktual yang belum berjalan untuk segera dilanjutkan. Sehingga ada kesinambungan,” papar mantan Kepala SMPN 4 Situbondo itu.
Disisi lain Arief Fajar, Ketua LDII Kabupaten Situbondo mengaku musda merupakan forum tertinggi di LDII. Dalam musda kali ini, aku Arief, peserta diminta memilih calon ketua yang sesuai dengan karakter LDII yakni profesional, religius dan programnya dalam program kerja LDII. “Kita juga melibatkan dari luar kader LDII seperti dari TNI Polri sebagai pemateri yang akan dituangkan dalam program kami,” tutur Arief.
Dalam pandangan Arief, dari musda kali ini LDII pihaknya siap untuk bersinergi dengan pemerintah, sehingga LDII bisa berkontribusi untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Situbondo dan mampu mewujudkan program Situbondo naik kelas,” imbuh Arief.
Lebih jauh Arief melanjutkan, pihaknya juga ingin pimpinan baru LDII bisa lebih baik dari era pimpinan sebelumnya. Artinya, urai Arief, pihaknya meminta kepada peserta musda untuk menyerahkan proses pemilihan sepenuhnya kepada forum. “Program yang masih bagus dari era pimpinan sebelumnya untuk dilanjutkan. Yang pasti kita akan memprioritaskan program peningkatkan SDM, energi terbarukan, ekonomi syariah, ketahanan pangan dan bantuan gizi pada masyarakat,” ungkap Arief.
Masih kata Arief, dari 10 PC LDII yang ada di Kabupaten Situbondo, diharapkan bisa memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. “Kami juga berharap pimpinan yang terpilih bisa lebih baik dari era kami. Lalu memiliki program yang bagus dan efektif serta program yang ada bisa bermanfaat untuk masyarakat,” pungkas Arief.
Informasi terbaru yang berhasil dihimpun Bhirawa menyebutkan, Arief Fajar yang merupakan Ketua LDII Kabupaten Situbondo periode pertama, berhasil terpilih kembali memimpin LDII Kabupaten Situbondo pada periode kedua. Arief mengalahkan satu calon lain yang didukung PC wilayah Kabupaten Situbondo barat. awi.wwn

