Surabaya, Bhirawa
H-6 menjelang perayaan Imlek 2577, pusat perbelanjaan Pasar Atom Surabaya mulai dipadati pengunjung pada Rabu (11/2). Pihak pengelola mencatat adanya kenaikan volume pengunjung hingga 80% dibandingkan hari biasa.
Peningkatan signifikan ini terutama terjadi pada akhir pekan, di mana arus kendaraan dan pengunjung dari luar kota serta luar pulau mulai membanjiri fasilitas pendukung seperti lift yang mengalami antrian panjang hingga 30 menit.
Manajemen Pasar Atom, Melia, menjelaskan bahwa tahun ini terdapat tren peningkatan kunjungan dibandingkan tahun lalu. Kondisi ini terlihat dari antusiasme masyarakat yang sudah mulai memadati area pasar bahkan sejak jauh hari sebelum memasuki bulan Februari.
“Sebenarnya kita ramai itu dari bulan Januari, kenaikannya bisa sampai 80%, terutama kalau weekend. Pengunjungnya juga naik bisa dua sampai tiga kali lipat, apalagi untuk menjelang minggu depan, itu kan minggu terakhir Imlek,” ujar Melia.
Meskipun saat ini terdapat berbagai marketplace, minat masyarakat untuk datang langsung ke Pasar Atom tetap tinggi dan tidak terpengaruh oleh platform online. Hal ini dikarenakan Pasar Atom dianggap sebagai destinasi yang mampu memenuhi segala keperluan perayaan secara komprehensif dalam satu tempat, mulai dari pernak-pernik hingga kuliner khas. Para pengunjung umumnya merasa lebih puas karena dapat melihat kualitas fisik barang secara langsung serta merasakan pengalaman berburu kebutuhan Imlek yang lengkap.
“Di sini sangat lengkap untuk kebutuhan Imlek, mulai dari pernak-pernik hingga jajanan seperti manisan dan kue keranjang,” tambahnya.
Fenomena ini juga dirasakan langsung oleh para pedagang. Sujani, salah satu pedagang pernak-pernik, menyebutkan bahwa meskipun ia menyediakan platform online, mayoritas pembeli tetap lebih memilih datang langsung untuk melihat dan memilih sendiri barang yang diinginkan.
Mengingat tahun 2026 merupakan Tahun Kuda Api, ia secara khusus menyediakan stok pernak-pernik bertema kuda untuk menjaga stabilitas usaha di tengah energi tahun yang besar. “Persiapannya hanya untuk pernak-pernik kuda ya, khusus kuda karena kan bertema dengan tahunnya kuda. Harapannya semua yang ikut merayakan ataupun tidak merayakan, semuanya sukses, lancar, dan sehat,” ungkap Sujani.
Hal senada diungkapkan oleh Susan, pedagang pakaian tradisional, yang menyatakan bahwa model Cheongsam dengan nuansa warna merah tetap menjadi produk paling diburu pelanggan. Kepadatan pengunjung di toko-toko ini biasanya mulai memuncak setelah jam makan siang, sekitar pukul 13.00 hingga 15.00 WIB.
“Yang paling dicari baju model Cheongsam, yang model lehernya tegak dan melingkari leher, biasanya cari yang warna merah. Pembeli sudah banyak dari Jakarta, Semarang, dan macam-macam luar pulau,” terang Susan.
Puncak keramaian diprediksi akan berlangsung hingga tanggal 14 Februari, sebelum nantinya Pasar Atom dan Pasar Atom Mall akan tutup total selama satu hari tepat pada hari raya Imlek tanggal 17 Februari 2026. mg5.wwn.
Penulis: Ayun Permata Syahrir

