Pemkot Kediri, Bhirawa
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menekankan pentingnya penentuan skala prioritas dalam penyusunan program pembangunan tahun 2027 .
Penekanan ini disampaikan Wali Kota Vinanda saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Mojoroto di Gedung Serbaguna Kelurahan Bandar Lor, Senin (9/2).
Menurut Vinanda, Musrenbang menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan usulan pembangunan dengan arah kebijakan Pemerintah Kota Kediri.
Ia meminta warga dan seluruh pemangku kepentingan menyampaikan permasalahan di wilayah secara terbuka agar program yang dirancang benar-benar sesuai kebutuhan.
“Melalui Musrenbang ini, kita bisa mengidentifikasi persoalan di wilayah, menggali potensi yang ada, sekaligus menyusun perencanaan pembangunan yang tepat sasaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan, fokus utama pembangunan Kota Kediri diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui sektor pendidikan dan kesehatan. Warga diharapkan aktif menyampaikan kondisi sarana prasarana sekolah maupun layanan kesehatan yang perlu ditingkatkan.
Selain itu, perhatian juga diberikan pada sektor infrastruktur. Beberapa persoalan yang menjadi sorotan antara lain drainase, kondisi jalan rusak, penerangan jalan umum, hingga jembatan yang memerlukan perbaikan. Seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan.
Di sektor ekonomi, Pemkot Kediri mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM. Vinanda menegaskan, pendampingan dan pelatihan akan diprioritaskan bagi pelaku UMKM usia produktif, terutama kelompok desil satu hingga lima, agar mampu meningkatkan kualitas produk dan daya saing.
“UMKM harus kita dorong agar lebih berdaya. Produk mereka perlu ditingkatkan kualitasnya supaya dikenal lebih luas,” tegasnya.
Peningkatan kualitas layanan publik juga menjadi salah satu prioritas. Menurut Vinanda, sarana dan prasarana di kantor kelurahan maupun kecamatan harus memadai agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal, cepat, dan ramah.
Mengingat keterbatasan anggaran, ia mengingatkan agar seluruh usulan pembangunan disusun secara cermat, selektif, dan inovatif. Penentuan skala prioritas dinilai penting agar program pembangunan tahun 2027 dapat direalisasikan secara efektif dan tepat sasaran.
“Dengan perencanaan yang matang, kita harapkan program pembangunan ke depan benar-benar memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” pungkasnya. [van/nov.gat]

