26 C
Sidoarjo
Monday, February 9, 2026
spot_img

Ancaman Narkoba di Lingkungan Pendidikan

Melalui rubrik Surat Pembaca ini, saya ingin menyuarakan keprihatinan yang mendalam terkait kian maraknya ancaman narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (narkoba) yang mulai merambah ke jantung pertahanan masa depan bangsa, yakni lingkungan pendidikan.

Sekolah dan kampus yang seharusnya menjadi tempat persemaian integritas dan intelektualitas, kini justru berada di bawah bayang-bayang predator narkoba. Data menunjukkan bahwa peredaran barang haram ini tidak lagi hanya menyasar orang dewasa di tempat hiburan malam, tetapi telah masuk ke sekolah-sekolah dalam bentuk yang semakin beragam dan terselubung-mulai dari kemasan jajanan hingga rokok elektrik yang dimodifikasi.

Ancaman ini bukan sekadar statistik, melainkan serangan nyata terhadap kualitas sumber daya manusia kita. Siswa yang terpapar narkoba tidak hanya kehilangan kemampuan kognitif, tetapi juga mengalami degradasi moral dan kesehatan fisik yang permanen. Jika dibiarkan, fenomena ini akan memicu efek domino berupa peningkatan angka kriminalitas remaja dan hancurnya visi Indonesia Emas 2045.

Oleh karena itu, saya mendesak agar pihak sekolah tidak lagi bersikap defensif atau menutup diri demi “menjaga nama baik” instansi jika ditemukan kasus narkoba. Transparansi dan kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) serta kepolisian harus dikedepankan. Program pencegahan juga tidak boleh terjebak pada seremoni penyuluhan setahun sekali yang membosankan.

Kita butuh deteksi dini yang konsisten, seperti tes urine berkala serta kurikulum yang secara eksplisit menanamkan ketahanan mental siswa terhadap tekanan teman sebaya (peer pressure).

Berita Terkait :  Harap Win-Win Solution, UM Desak Pemprov Jatim Perjelas Lahan SMU 8 Malang

Peran orang tua juga krusial. Sekolah bukan “bengkel” tempat anak ditinggalkan untuk diperbaiki. Pengawasan di rumah dan komunikasi terbuka antara orang tua dan anak adalah benteng pertahanan pertama.

Mari kita sadari bahwa narkoba tidak hanya mencuri masa depan seorang anak, tetapi juga meruntuhkan fondasi bangsa. Jangan menunggu hingga anggota keluarga kita menjadi korban berikutnya untuk mulai bertindak. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang benar-benar bersih dan aman dari bahaya narkoba.

Saraswati
Tinggal di Surabaya

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru