25 C
Sidoarjo
Sunday, February 8, 2026
spot_img

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal Inspektorat Pengawasan Desa Dengan APIP


Gresik, Bhirawa
Peningkatan akuntabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa), menjadi agenda awal tahunan melalui monitoring dan evaluasi oleh Inspektorat Kabupaten Gresik.

Monev ini untuk perkuat peran pengawasan dan pembinaan pengelolaan keuangan desa melalui Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Menurut Kepala Inspektorat Gresik Ahmad Hadi mengatakan, bahwa APIP merupakan salah satu institusi yang berdasarkan undang-undang serta Permendagri Nomor 73 Tahun 2020. Diberikan kewenangan untuk melaksanakan pengawasan dan pembinaan pengelolaan keuangan desa.

Menurutnya, tujuan pengawasan bukan hanya sekedar mengawasi tetapi memastikan anggaran APBDesa dialokasikan secara optimal dan tepat sasaran.

“Inspektorat secara berkala melaksanakan tugas mandatory, sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel,”ujarnya.

Ada tiga model jenjang pengawasan desa yang dilaksanakan oleh APIP Gresik. Pertama APIP melaksanakan reviu terhadap kinerja keuangan dan pelayanan publik di 330 desa, melalui sistem aplikasi sistem informasi pengawasan keuangan desa (Siswaskeudes).

Kedua Inspektorat melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pendalaman atas pelaksanaan APBDesa, terhadap desa-desa sampel di tiap kecamatan dengan kriteria tertentu yang telah terseleksi melalui sistem Siswaskeudes.

Selanjutnya, ketiga melaksanakan audit secara komprehensif terhadap tata kelola pemerintahan desa. Apabila ditemukan indikasi penyimpangan atau adanya pelaporan, dan pengaduan dari pihak yang berkepentingan.

“Desa-desa yang selama ini dilaksanakan pengawasan oleh APIP, cukup kooperatif. Secara umum, dan akan terus kita tingkatkan pengawasanya.”ungkapnya.

Berita Terkait :  PMI Sidoarjo Beri Penghargaan Kepada 1.930 Orang Pendonor Darah

Ditambahkan Ahmad Hadi, bahwa temuan dan rekomendasi hasil pengawasan APIP yang berkaitan dengan efektivitas, akuntabilitas. Kualitas output, dan outcome realisasi anggaran desa dapat ditindaklanjuti dengan baik. Pengawasan ini, diharapkan mampu mendorong pertumbuhan perekonomian lokal. Serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. [kim.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru