Kota Batu, Bhirawa
Salah seorang guru honorer asal Kota Batu, Aryo Saputro Panji menjadi percontohan bagi para guru honorer lain di Jawa Timur. Hal ini karena semangat tinggi yang dimiliki dalam menjalankan kewirausahaan di bidang kopi hingga ia salah satu pengusaha kopi di Kota Batu bahkan di Malang Raya. Dan yang menjadi apresiasi, kesuksesan Aryo di bidang wira usaha tak membuatnya melepas semangat dan statusnya sebagai seorang pendidik.
Diketahui, Aryo menjadi guru honorer sejak tahun 2016. Ia mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMAN 3 Kota Batu. Selama sudah menjadi guru honorer, Aryo sudah berusaha membuka usaha untuk menambah penghasilannya dari gaji guru honorer. “Ya kita semua tahu…, berapalah pendapatan guru honorer. Jadi saya beberapa kali mencoba membuka usaha untuk menambah penghasilan,” ungkap Aryo, Kamis (5/2).
Namun dari beberapa kali mencob membuka usaha kecil- kecilan, nampaknya keberuntungan belum mengikuti Aryo. Hingga akhirnya ada Program PROTEG yang dibuat Dindik Provinsi Jatim. Di program ini Aryo terpilih menjadi salah satu perwakilan guru honorer untuk mengikuti pelatihan kewirausahaan yang diadakan PROTEG.
Dari awal pelatihan, Aryo menemukan metode- metode dalam menjalankan manajemen kewirausahaan. Akhirnya, ilmu yang diperoleh menginisiasinya untuk membuka usaha coffee atau kafe yang berlokasi di Jl Sultan Agung Kota Batu.
Dengan ilmu manajemen yang dimiliki, Kafe yang diberi nama Panderman ini bisa berkembang. Dalam dua tahun terakhir, omset kafe milik Aryo ini sudah mampu memberikan pendapatan kotor Rp60 juta hingga Rp80 juta per bulannya.
Dari usaha kafe yang kini dijalankan sendiri, kini Aryo bisa menyerap tenaga kerja. Dari pelatihan Proteg, ia juga bisa membentuk manajemen mandiri. Bahkan dari margin (laba) yang diperoleh, kini Aryo bisa membentuk manajemen yang bisa ditinggal atau berjalan mandiri.
“Jika sebelumnya saya harus melakukan pengawasan kafe secara langsung, sekarang manajemen sudah bisa saya tinggal dan berjalan mandiri. Dan sekarang saya hanya datang untuk melakukan kontrol saja,” tambah Aryo.
Keberhasilan Aryo dalam menggeluti dunia wira usaha ini menjadikannya sebagai sosok yang menginspirasi. Karena itu iapun didaulat menjadi salah satu guru honorer inspiratif dalam kegiatan “Sharring and Gathering Program Proteg ” yang digelar di Panderman Coffee Kota Batu.
Program ini menghadirkan sekitar 30 guru honorer se- Jatim yang telah sukses dalam menjalankan wira usaha di tempatnya masing- masing. Bahkan ketigapuluh guru honorer ini kini dipersiapkan menjadi konsultan ataupun pendamping bagi program Proteg di periode berikutnya. [nas.wwn]

