30 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Satpol PP Kota Malang Siap Dukung dan Sukseskan Mujahadah Kubro

Kota Malang, Bhirawa
Menyambut momen bersejarah Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang akan menjadi bagian dan mensukseskan Mujahadah Kubro. Tak sekadar menjaga ketertiban, pengamanan ini difokuskan untuk menjaga kekhidmatan doa bersama yang diperkirakan bakal dihadiri lebih dari 100 ribu orang tersebut.

Kasatpol PP Kota Malang, H. Heru Mulyono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah merancang pola pengamanan berlapis dengan sistem dua shift setiap harinya. Strategi ini diambil untuk memastikan personel tetap dalam kondisi prima saat melayani jemaah di lapangan.

“Kami menyiapkan satu regu berisi 8 hingga 10 personel untuk setiap shift. Terkait detail jam operasional dan koordinasi lintas wilayah dengan Satpol PP Kabupaten Malang maupun Kota Batu, kami terus bersinergi dan menunggu arahan teknis dari Polresta Malang Kota serta panitia besar Harlah,” ujar Heru, akhir pekan kemarin.

Sementara itu, selain fokus pada pergerakan massa, Heru menegaskan bahwa ketertiban fasilitas publik tetap menjadi prioritas. Seluruh taman kota diimbau untuk tidak digunakan bagi aktivitas yang dapat mengganggu estetika dan ketertiban umum, termasuk penertiban bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) ilegal di titik-titik krusial.

Untuk mengantisipasi situasi darurat atau gangguan keamanan di atas pukul 23.00 WIB, Satpol PP juga menyiagakan personel cadangan yang standby di Balai Kota Malang. “Secara keseluruhan, ada 100 personel Satpol PP dan 20 personel Damkar yang kami terjunkan khusus untuk rangkaian Harlah ini,” imbuhnya.

Berita Terkait :  DPRD Surabaya Respon Peristiwa Pengusiran Wartawan oleh Ketua Komisi B

Sisi humanis dari pengamanan ini terlihat dari kolaborasi erat antara aparat pemerintah dengan unsur pengamanan swadaya masyarakat. Satpol PP akan bahu-membahu dengan sedikitnya 500 personel Banser dari PWNU, serta ratusan anggota Pemuda Pancasila (PP) dari wilayah Malang Raya.

“Kolaborasi ini sangat penting. Ruh utama dari peringatan satu abad NU adalah nilai religius dan kedamaian. Kami ingin jemaah bisa beribadah dengan tenang, tertib, dan pulang membawa keberkahan,” tegas Heru.

Pihaknya berharap seluruh masyarakat dan jemaah yang hadir dapat bekerja sama dalam menjaga kebersihan dan ketertiban, sehingga wajah Kota Malang sebagai tuan rumah tetap terjaga di mata nasional.[mut.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru