25 C
Sidoarjo
Tuesday, January 27, 2026
spot_img

Komisi II DPRD Gresik Rekomendasikan PT AWL Segera Alirkan Air PDAM Ke Warga

DPRD Gresik, Bhirawa
Hearing komisi II DPRD, menindaklanjuti pengaduan puluhan warga perumahan di Kecamatan Cerme. Mengeluhkan belum adanya sambungan air bersih, meski sudah menghuni rumah mereka selama 1,5 tahun.

Rekomendasikan PT Ababil Wijaya Lestari (AWL) selaku pengembang Perumahan Wisma Ababil 3, untuk memenuhi hak pembeli perumahan.

Anggota Komisi II DPRD Gresik Muhammad Kurdi mengatakan, bahwa agar permasalahan pemenuhan air bersih. Merupakan kebutuhan dasar dan kebutuhan pokok bagi warga perumahan, segera dipenuhi dengan berkoordinasi lagi dengan Perumda Giri Tirta. Juga fasilitas umum dan fasilitas sosial (fasum dan fasos), fasilitas makam.

“PT Ababil Wijaya Lestari harus menyelesaikan masalah ini, karena nama Ababil yang merujuk pada hikayat burung Ababil. Secara filosofis harusnya melindungi yang lemah dan terdzalimi. Bukan malah melakukan kedzaliman, terkait hak-hak dasar pembeli atau penghuni perumahan yang seharusnya dipenuhi oleh pengembang,” ujarnya.

Ditambahkan Muhammad Kurdi politisi dari partai Gerindra, bahwa air bersih merupakan hal yang vital untuk kebutuhan dasar warga.

Rekomendasi Komisi II, agar pihak pengembang segera berkoordinasi dengan Perumda Giri Tirta agar dikaji ulang lagi dan segera dipenuhi. Kita kasih deadline maksimal 5 bulan ke depan, persoalan air bersih sudah harus beres.

Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir Mengatakan, bahwa OPD yang menangani regulasi dan perizinan perumahan. Untuk memperketat pengawasan terhadap para pengembang, tujuannya agar kebutuhan vital penghuni, termasuk sambungan air bersih, dapat dipenuhi sesuai komitmen. Dan kasus seperti ini tidak boleh terulang, pengawasan harus diperkuat agar warga menerima fasilitas sesuai janji saat membeli rumah.

Berita Terkait :  IVENDO Lantik Pengurus Baru: Satukan Tekad, Akselerasi Industri Event Nasional

Perlu diketahui, bahwa perwakilan warga, M. Lukman Hakim bersama koordinator warga, Mulyadi mengadu ke DPRD Gresik. Diiterima oleh Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir, 246 unit rumah yang dibangun, sekitar separuh sudah dihuni.

Hingga kini pengembang belum mengajukan pemasangan maupun pembayaran instalasi air bersih ke Perumda Giri Tirta, padahal akad pembelian warga dijanjikan rumah sudah termasuk sambungan air bersih. Dan pemasangannya akan selesai sebelum serah terima kunci.

“Seharusnya saat menerima kunci, sambungan air bersih sudah terpasang. Tapi sampai sekarang belum ada realisasi, berharap secepatkan air PDAM mengalir. Sebab warga sangat membutuhkannya, baik untuk masak, mandi dan lainya,” ungkap M. Lukman Hakim. [kim.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru