Kota Malang, Bhirawa
Menjelang peringatan Puncak Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), Panitia Mujahadah Kubro terus mematangkan persiapan. Ketua Panitia, Prof Dr Maskuri Bakri menegaskan, pihaknya tengah melakukan konsolidasi intensif lintas sektoral guna memastikan hajatan besar ini berjalan lancar dan khidmat.
Prof Maskuri menjelaskan, koordinasi terus dilakukan secara menyeluruh dengan Pemerintah Kota Malang, Pemerintah Kabupaten Malang, hingga Pemerintah Kota Batu. Tak hanya itu, sinergi kuat juga dijalin dengan Pengurus Cabang Lembaga Dakwah (PCLD) se-Jawa Timur serta jajaran kepolisian, mulai dari tingkat Kapolda hingga Kapolres.
”Kami terus melakukan konsolidasi dengan pemerintah daerah di Malang Raya dan aparat kepolisian. Komitmen kami adalah menyukseskan peringatan Satu Abad NU ini dengan pelayanan terbaik bagi jamaah,’ ujar Prof Maskuri saat dikonfirmasi, Senin (26/1) kemarin.
Berdasarkan data panitia, kegiatan ini diprediksi akan dihadiri oleh lebih dari 100.000 jamaah yang berasal dari berbagai daerah. Partisipasi massa dilaporkan sangat tinggi, dengan rincian delegasi yang bervariasi mulai dari ribuan hingga ratusan orang per titik.
”Estimasi kami minimal 100 ribu jamaah. Ada daerah yang mengirimkan 18 ribu, 10 ribu, hingga 5 ribu orang. Bahkan dari wilayah kepulauan seperti Bawean tetap berupaya mengirimkan delegasi meski terbatas kendala geografis,” imbuhnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan, pihak Polda Jatim dan Kapolres setempat telah menyusun skema perempatan parkir dan rekayasa lalu lintas yang sistematis. Ribuan personel gabungan juga akan disiagakan untuk menjaga ketertiban di titik-titik krusial.
Mengingat besarnya skala acara, panitia telah memetakan 9 zona utama untuk membagi konsentrasi massa. Penginapan jamaah akan didistribusikan secara strategis di masjid-masjid dan lokasi yang telah ditentukan agar tidak menumpuk di satu titik.
Mantan Rektor Unisma itu, juga mengajak masyarakat Malang Raya untuk menunjukkan karakter sebagai tuan rumah yang baik. Ia berharap warga turut mengambil bagian dalam menyambut para peserta.
”Harapan kami masyarakat Malang bisa menjadi tuan rumah yang terbaik. Bisa melalui partisipasi kecil seperti penyediaan minuman atau makanan ringan bagi jamaah. Mari kita tunjukkan keramahtamahan kita kepada para tamu yang hadir dari luar daerah,” tandasnya. [mut.fen]

