25 C
Sidoarjo
Tuesday, January 27, 2026
spot_img

Pemkot Pasuruan Luncurkan Sekolah Lansia Tangguh, Perkuat Kualitas Hidup Warga Usia Lanjut

Kota Pasuruan, Bhirawa
Pemkot Pasuruan resmi membuka Sekolah Lanjut Usia Tangguh (Selantang) Mandiri Level Standar 1 Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat kualitas hidup warga lanjut usia. Program tersebut dibuka di Gedung Gradika Bhakti Praja, Kota Pasuruan, Senin (26/1) dan menjadi bagian dari strategi pembangunan sosial berbasis penguatan sumber daya manusia (SDM).

Pembukaan Selantang Mandiri S1 Tahun 2026 dilakukan langsung oleh Wali Kota Pasuruan, H Adi Wibowo. Program ini diikuti 395 peserta lansia yang berasal dari enam kelurahan dan terbagi ke dalam sembilan kelas pembelajaran.

Menurut Mas Adi, sapaan akrabnya menyatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat lansia akan pentingnya menjaga kesehatan, kemandirian dan kebahagiaan di usia lanjut. “Jumlah peserta Selantang Mandiri tahun ini mencapai 395 orang. Ini menjadi indikator bahwa lansia semakin sadar pentingnya hidup sehat dan bahagia di masa tua,” papar Mas Adi.

Ia menegaskan arah pembangunan Kota Pasuruan tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik. Namun juga pembangunan sosial yang berkelanjutan, termasuk peningkatan kualitas hidup lansia. Mas Adi menegaskan, selantang dirancang sebagai ruang belajar sekaligus ruang silaturahmi agar lansia tetap aktif, sehat, mandiri, dan berdaya di tengah masyarakat.

Program tersebut juga disebut sebagai bentuk kehadiran negara dalam mendukung kualitas hidup warga sepanjang siklus kehidupan. “Dan Selantang merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung kualitas hidup masyarakat sejak usia dini hingga lanjut usia,” imbuh Mas Adi.

Berita Terkait :  Panitia PKKMB 2024 Untag Surabaya Suguhkan Teknologi dan Budaya Tradisional

Pejabat nomer satu di Kota Pasuruan ini juga mengapresiasi peran aktif para peserta dan alumni Selantang yang tetap terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, kreatif dan seni. Tentu, keterlibatan tersebut dinilai menjadi bukti bahwa lansia Kota Pasuruan mampu berkontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.

“Lansia Kota Pasuruan menunjukkan karakter SMART, yakni sehat, mandiri, aktif, produktif dan bermartabat. Salah satunya melalui partisipasi dalam kegiatan seni dan budaya yang membawa nama daerah hingga tingkat nasional,” kata Mas Adi.

Mas Adi, berharap Selantang dapat menjadi inovasi unggulan dan role model pengembangan program lansia di Jawa Timur, serta masuk dalam program prioritas atau Quick Win Kementerian melalui agenda Lansia Berdaya. “Melalui Selantang, Kota Pasuruan menegaskan arah pembangunan menuju terwujudnya Lansia Emas yang energik, mandiri, aktif, dan sehat,” urai Mas Adi.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur, Sukamto mengungkapkan jumlah penduduk lansia di Indonesia pada 2025 mencapai sekitar 12 persen atau 33,84 juta jiwa.

Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah lansia terbesar kedua secara nasional, yakni 15,38 persen atau sekitar 5,7 juta jiwa pada 2024. “Meningkatnya jumlah lansia merupakan indikator keberhasilan pembangunan, khususnya peningkatan angka harapan hidup. Di Kota Pasuruan, angka harapan hidup telah mencapai 74 tahun,” kata Sukamto.

Berita Terkait :  Kreativitas Maulid Nabi Warga Kelurahan Patokan Situbondo, Suguhan Kreasi Budaya Seni Unik di Parade Ancak Agung

Pihaknya juga mengapresiasi konsistensi Pemkot Pasuruan dalam menyelenggarakan Selantang secara berjenjang. “Usai mencapai Level Standar 2 pada 2025, program tersebut direncanakan berlanjut ke Level Standar 3 pada 2026 dengan jumlah peserta yang terus meningkat,” imbuh Sukamto.[hil.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru