25 C
Sidoarjo
Thursday, January 22, 2026
spot_img

Wajah Baru Pendopo Pate Alos Besuki Setelah Direvitalisasi


Warisan Sejarah Kuno, Kini Jadi Tempat Idola Baru Warga Saat Bersantai dan Selfie
Oleh:
Sawawi, Kabupaten Situbondo

Sejak Oktober 2025 lalu, Kawedanan Besuki yang ada di Kecamatan Besuki, mulai direvitalisasi oleh Dinas PUPP Kabupaten Situbondo. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan publik di wilayah barat Situbondo sekaligus menjaga warisan sejarah yang ada sejak ratusan tahun silam.

Kondisi Kawedanan Besuki kini terlihat semakin indah dipandang mata. Hal itu berbeda dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya, ketika tidak ada perbaikan maupun perawatan terhadap gedung yang dinilai memiliki nilai sejarah tinggi tersebut. Yang unik, kini Pendopo Pate Alos, Kecamatan Besuki, menjadi tempat idola baru warga untuk bersantai dan selfie atau swafoto.

Baik dari sisi arsitektur bangunan asli peninggalan zaman Belanda maupun nilai cagar budaya yang ada di dalamnya, belum tersebut perawatan. Kini, Kawedanan Besuki diberi nama Pendopo Pate Alos. Penamaan tersebut sebagai bentuk pelestarian terhadap tokoh pertama yang membuka atau membabat wilayah Besuki.

Revitalisasi gedung tersebut bukan semata karena nilai sejarahnya sebagai peninggalan era Belanda, melainkan juga untuk mengoptimalkan pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat Besuki dan sekitarnya.

Dengan demikian, selain memiliki nilai historis yang tinggi, keberadaan gedung ini diharapkan mampu mendekatkan akses pelayanan masyarakat tanpa harus ke pusat Kota Situbondo.

“Ini untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat, khususnya wilayah Kecamatan Besuki dan sekitarnya. Diharapkan masyarakat bisa lebih dekat berkomunikasi dengan pimpinannya,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Permukiman (PUPP) Situbondo, Abdul Kadir Jaelani.

Berita Terkait :  Diskopindag Dampingi Kemendag RI Survei dan Evaluasi Penyusunan Harga Garam

Mantan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Situbondo itu menambahkan, revitalisasi ini tidak hanya difokuskan pada pelayanan publik. Bupati Situbondo, Mas Rio, bahkan juga berencana meluangkan waktu untuk berkantor di Kawedanan Besuki. “Tujuannya, agar masyarakat Situbondo wilayah barat mendapatkan perhatian yang lebih intensif. Mengingat Mas Rio, Bupati Situbondo, juga akan berkantor di sini (Kawedanan Pate Alos,),” tutur Kadir.

Kadir menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo juga ingin memanfaatkan aset yang dimiliki secara optimal agar tidak terkesan terbengkalai. Menurutnya, bangunan tua tersebut memiliki makna besar bagi sejarah berdirinya Kabupaten Situbondo.

“Untuk itu, rehabilitasi dilakukan dengan berbagai pertimbangan agar nilai sejarahnya tetap terjaga. Yang jelas, kami ingin mengoptimalkan manfaat dan kegunaan aset daerah yang selama ini kurang berdampak dan terkesan terbengkalai,” terang mantan Sekretaris Dinas PUPP Kabupaten Situbondo itu.

Kadir juga menekankan bahwa revitalisasi ini bertujuan untuk melestarikan bangunan cagar budaya yang menjadi kebanggaan warga Situbondo, khususnya masyarakat Kecamatan Besuki dan sekitarnya. “Melestarikan bangunan cagar budaya yang menjadi kebanggaan dan ikon masyarakat Besuki dan sekitarnya,” kupas mantan Kabag Tata Pemerintahan Otonomi Daerah itu.

Dengan perbaikan dan penataan ulang tersebut, papar Kadir, diharapkan nilai sejarah yang ada bisa kembali terasa dan diingat oleh masyarakat. Bahwa Besuki pernah menjadi pusat pemerintahan, budaya, dan perekonomian di wilayah karesidenan, dahulu kala.

Berita Terkait :  Pemkot Batu Ubah CFD Jadi PTR Demi Eksistensi UMKM Selama Ramadan

“Kami ingin menyegarkan kembali ingatan masyarakat bahwa Besuki pernah menjadi pusat pemerintahan, budaya, dan perekonomian Karesidenan Besuki, yang meliputi Situbondo, Bondowoso, Jember, dan Banyuwangi,” ujar Kadir.

Sementara itu, Andi, warga Desa/Kecamatan Besuki, mengaku bangga dengan upaya revitalisasi yang dilakukan Pemkab Situbondo. Kata Andi, revitalisasi ini menunjukkan komitmen untuk merawat dan menjaga bangunan penuh nilai sejarah tersebut.

“Ya, saya sebagai warga Besuki ikut merasa bangga dengan gagasan atau program Pemkab Situbondo yang melakukan revitalisasi kawasan pendopo Besuki. Renovasi ini bukan sekadar memperbaiki, tetapi juga menjaga sejarah, yang menjadi kebanggaan masyarakat Besuki dan Kabupaten Situbondo secara keseluruhan,” pungkas Andi. [awi.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru