Kota Kediri, Bhirawa
Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin menekankan pentingnya kesiapan sektor pendidikan dalam menghadapi semester genap tahun ajaran baru di Kota Kediri. Sejumlah agenda strategis pendidikan diminta untuk dipersiapkan secara matang oleh Dinas Pendidikan sejak dini.
Qowimuddin menyoroti pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA), Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), serta Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang menjadi agenda penting dalam kalender pendidikan.
“Seluruh agenda pendidikan harus dipersiapkan dengan baik dan disosialisasikan kepada guru serta wali murid. Tes dan asesmen ini menjadi tolok ukur kualitas proses belajar mengajar yang telah berjalan di sekolah,” kata Qowimuddin, Senin (19/1).
Menurutnya, kesiapan teknis dan pemahaman seluruh pemangku kepentingan pendidikan sangat menentukan kelancaran pelaksanaan agenda tersebut. Oleh karena itu, koordinasi internal di lingkungan Dinas Pendidikan perlu diperkuat agar tidak terjadi kendala di lapangan.
Selain kesiapan agenda rutin pendidikan, Qowimuddin juga menyampaikan tindak lanjut Program Sekolah Rakyat yang baru saja diresmikan Presiden Prabowo. Program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan.
Pemerintah Kota Kediri, lanjutnya, berencana menghadirkan Sekolah Rakyat di kawasan Lirboyo pada tahun ini. Dalam pelaksanaannya, Dinas Sosial ditunjuk sebagai leading sector yang bertanggung jawab atas keseluruhan tahapan program, mulai dari perencanaan hingga peresmian.
“Dinas Sosial harus memastikan seluruh tahapan berjalan dengan baik. Koordinasi dengan Dinas Pendidikan sangat penting, khususnya dalam penyiapan tenaga pendidik dan peserta didik,” ujarnya.
Di sisi lain, Wakil Wali Kota juga menyinggung pentingnya dukungan layanan administrasi kependudukan dalam sektor pendidikan, terutama terkait kelengkapan dokumen peserta didik. Ia meminta agar Dispendukcapil terus menjaga kualitas pelayanan serta meningkatkan sosialisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) kepada masyarakat.
“Saya mengimbau masyarakat untuk memahami jalur resmi pendaftaran IKD agar tidak mudah terjebak penipuan. Informasi ini penting untuk mendukung kelancaran layanan pendidikan,” pungkasnya. [van/nov.gat]

