24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Hadiri Taklimat Presiden, PENS Dukung Penguatan SDM dan Kemandirian Bangsa


Surabaya, Bhirawa
Direktur Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), bersama para Wakil Direktur menghadiri Taklimat Presiden Republik Indonesia, di Istana Negara, Jakarta.

Pada Acara tersebut diikuti ratusan pimpinan perguruan tinggi dan guru besar ini menjadi refleksi bersama perguruan tinggi di Indonesia terkait tantangan sekaligus potensi SDM di Indonesia dan menjawab tantangan dalam memberikan layanan dengan kualitas baik tanpa menambah beban biaya kepada masyarakat, Sabtu (17/1).

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menekankan pentingnya peran strategis perguruan tinggi dalam mencetak SDM unggul yang mampu menjawab tantangan global, juga menyoroti dinamika geopolitik dunia yang menuntut kemandirian bangsa sebagai fondasi utama pembangunan nasional.

“Perguruan tinggi dan para guru besar diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan melalui penciptaan SDM unggul, di tengah pergeseran geopolitik global, kemandirian bangsa menjadi hal yang sangat penting,” jelasnya

Direktur Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Arif Irwansyah menyebutkan, arahan Presiden jadi pekerjaan rumah bersama bagi seluruh perguruan tinggi di Indonesia, terlebih di tengah isu penetapan status otonomi perguruan tinggi.

“Ini menjadi tantangan perguruan tinggi, diamanahi untuk terus meningkatkan kualitas, sehingga mampu mencetak SDM unggul sebagaimana arahan Bapak Presiden, tanpa membebani masyarakat,” ucapnya.

Arif memaparkan kontribusi PENS dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi nasional, Sejak tahun 2007, PENS telah menyelenggarakan Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) sebagai upaya perluasan akses pendidikan di bidang keteknikan elektronika dan ilmu turunannya, tanpa menambah beban biaya bagi masyarakat dan mahasiswa.

Berita Terkait :  Pemkot Surabaya Bersama FPK Deklarasi "Surabaya Rumah Kita Bersama"

“Program PJJ PENS dirancang sebagai salah satu upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan lanjutan bagi lulusan SMA, SMK, dan MA. Sistem pembelajarannya bersifat akomodatif dengan mengintegrasikan perkuliahan tatap muka dan/atau termediasi untuk mata kuliah teori, praktikum, penugasan terstruktur, serta pembelajaran mandiri,” kata Arif.

Selain itu, Arif menagatakan PENS terus melakukan pembaruan kurikulum serta membuka sejumlah program studi baru pada jenjang Sarjana Terapan, di antaranya Teknologi Rekayasa Perancangan Manufaktur, Bisnis Digital, dan Teknologi Rekayasa Keselamatan, langkah tersebut untuk mengikuti perkembangan dan tren teknologi global agar tidak tertinggal dari bangsa lain.

“Kami berusaha selalu update baik dari sisi kurikulum maupun pembukaan prodi baru, agar lulusan kami relevan dengan kebutuhan zaman,” pungkas Arif.

Terkait fokus Presiden menempatkan sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan nasional, seiring dengan rencana pemerintah mewujudkan swasembada pangan dan swasembada energi, Arif menegaskan kesiapan PENS untuk mendukung penuh kebijakan tersebut sebagai perguruan tinggi vokasi, PENS berkomitmen memberikan dukungan melalui penelitian terapan yang berfokus pada sektor pertanian dan energi terbarukan.

“Pada bidang pertanian, PENS telah mengembangkan berbagai produk inovatif seperti sistem deteksi hama dan penyakit tanaman, drone sprayer pestisida, alat pendeteksi kesuburan tanah, Web GIS pemetaan kesehatan tanaman, hingga robot penanam padi, sementara sektor energi terbarukan, PENS mengembangkan inovasi turbin arus laut untuk Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut (PLTAL) serta optimalisasi panel surya untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), khususnya di daerah terpencil,” imbuhnya.

Berita Terkait :  Ganti Isolator Tanpa Padam, PLN Komitmen Jaga Jaringan 500kV Jawa- Bali

Arif berharap, penguatan riset dan inovasi yang telah dilakukan PENS mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik mitra industri maupun media, serta didukung dengan peningkatan pendanaan riset dan inovasi bagi perguruan tinggi sebagaimana telah disampaikan Presiden. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru