Kabupaten Probolinggo, Bhirawa
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo menyiapkan dana Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) sebesar Rp 2,43 miliar untuk mendukung sejumlah program sosial menjelang dan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah. Dana tersebut merupakan saldo perolehan ZIS hingga akhir Desember 2025.
Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H. Ahmad Muzammil mengatakan, pemanfaatan dana ZIS akan diprioritaskan bagi fakir dan miskin sebagai kelompok masyarakat yang paling terdampak secara ekonomi, khususnya dalam menyambut Ramadhan. “Program-program ini kami rancang agar masyarakat yang membutuhkan dapat menyambut Ramadan dengan kondisi yang lebih layak,” ujarnya.
Salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan sebelum Ramadhan adalah pendistribusian paket sembako ke seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo. Sebanyak 3.500 paket sembako disiapkan untuk disalurkan ke 24 kecamatan, dengan alokasi 10 paket untuk setiap desa. Nilai bantuan per paket ditetapkan sebesar Rp 200 ribu, dengan total anggaran mencapai Rp 700 juta.
Selain bantuan kebutuhan pokok, Baznas juga menyiapkan program pengadaan mushaf Al-Qur’an. Sebanyak 1.100 mushaf akan dibagikan ke masjid dan mushala di seluruh kecamatan, dengan alokasi sekitar 40 mushaf per kecamatan. Program ini didukung anggaran sekitar Rp 50 juta. “Selain kebutuhan pangan, aspek ibadah juga menjadi perhatian. Kami berharap mushaf Al-Qur’an ini bisa dimanfaatkan selama Ramadan,” jelas Muzammil.
Baznas Kabupaten Probolinggo juga menjadwalkan penyaluran santunan bagi 1.000 anak yatim pada awal Ramadhan. Program ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Baznas Provinsi Jawa Timur. Untuk kegiatan tersebut, Baznas Kabupaten Probolinggo menyiapkan bantuan uang saku, sementara kebutuhan perlengkapan sekolah didukung oleh Baznas Provinsi.
Memasuki bulan Ramadhan, Baznas juga menyiapkan 7.000 paket sembako Ramadhan dengan nilai Rp 75 ribu per paket. Penyalurannya akan dilakukan bersamaan dengan distribusi zakat fitrah agar lebih efisien dan tepat sasaran. “Penyaluran kami upayakan terintegrasi agar mustahiq bisa menerima manfaat secara maksimal,” katanya.
Muzammil menegaskan, seluruh dana ZIS yang dikelola merupakan amanah dari para muzaki dan harus dipertanggungjawabkan secara terbuka. Baznas, kata dia, berkomitmen menyalurkan bantuan sesuai ketentuan dan kebutuhan masyarakat. “Kami berharap program-program ini benar-benar memberi manfaat dan meringankan beban masyarakat yang membutuhkan selama Ramadhan,” pungkasnya.[fir.ca]

