26 C
Sidoarjo
Wednesday, January 14, 2026
spot_img

Bupati Sambut Positif Wacana Situbondo Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35

Pemkab Situbondo, Bhirawa
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyambut positif wacana Situbondo menguatkan sebagai tuan muktamar NU ke-35. Bupati Mas Rio menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Situbondo jika kembali dipercaya menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-35.

“Situbondo siap lahir dan batin. Kami bergembira jika Situbondo kembali dipercaya menjadi tuan rumah Muktamar NU. Ini bukan sekadar kehormatan, tetapi bentuk khidmat kami kepada NU dan para kiai,” ujar Bupati yang akrab disapa Mas Rio.

Mas Rio menegaskan, Situbondo memiliki pengalaman sejarah, jejaring pesantren yang kuat, serta dukungan masyarakat yang solid. Selain itu, pemerintah daerah siap berkolaborasi dengan seluruh elemen NU, aparat keamanan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan penyelenggaraan muktamar berjalan aman, tertib, dan bermartabat.

“NU memiliki peran besar sebagai penyangga moral bangsa. Jika Situbondo dipercaya kembali, kami ingin memastikan muktamar ini menjadi ruang persatuan, keteladanan, dan penguatan peran NU dalam kehidupan kebangsaan,” tegasnya.

Ia juga menyebut bahwa keterlibatan pesantren, kiai, dan masyarakat Situbondo akan menjadi kekuatan utama, sebagaimana yang pernah terjadi pada Muktamar NU 1984. Wacana Situbondo sebagai tuan rumah Muktamar NU ke-35 dinilai bukan hanya bernilai simbolik, tetapi juga strategis.

“Banyak pihak melihat kesamaan konteks antara situasi NU saat ini dengan kondisi NU menjelang Muktamar 1984-sama-sama berada pada fase penting konsolidasi organisasi, penguatan peran keumatan, dan peneguhan komitmen kebangsaan,” tandas Mas Rio.

Berita Terkait :  Peringati HAN 2025, Pemkot Surabaya Edukasi Anak Belajar Pangan Lewat Argowisata

Dengan rekam jejak sejarah yang kuat, sambung dia dukungan tokoh NU, serta kesiapan pemerintah dan masyarakat, Situbondo kembali disebut-sebut sebagai “rumah besar” yang tepat bagi NU untuk menata langkah strategis organisasi ke depan.

“Jika dipercaya, Muktamar NU ke-35 di Situbondo diharapkan tidak hanya menjadi forum pengambilan keputusan tertinggi jam’iyah, tetapi juga momentum persatuan, rekonsiliasi, dan penguatan peran NU sebagai penjaga Islam Ahlussunnah wal Jama’ah yang ramah, moderat, dan berakar kuat pada tradisi kebangsaan Indonesia.,” pungkas Mas Rio. (awi.dre)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru