Gresik, Bhirawa
Sinergi antara DPRD sebagai fungsinya pengawasan dengan peran pemuda pengurus karang taruna Gresik. Dilakukan dalam bentuk audensi, untuk menyamakan presepsi sebagai momen penting. Untuk menyampaikan visi dan misi pengurus baru, serta memperkuat sinergi antara pemuda dan lembaga pemerintahan.
Ketua DPRD Kabupaten Gresik, Muhammad Syahrul Munir mengatakan, bahwa generasi muda sebagai pilar penerus bangsa. Sangat di apresiasi terhadap langkah pengurus baru Karang Taruna, dalam ikut serta keterlibatan pemuda pembangunan desa selama ini belum maksimal.
Bisa aktif sebagai pendamping pemerintah desa, termasuk dalam proses perumusan kebijakan. Untuk kegiatan melalui forum Musrenbangdes, dan Musyawarah Desa.
“Kekuatan dan peran pemuda hari ini, harus diarahkan untuk kebaikan di masa depan. Sebagai pontensi untuk bisa terus searah di bagian garda terdepan, dalam pencetus ide dan gagasan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat pada umumnya,” ujarnya.
Dengan literasi data yang baik, serta dedikasi yang cukup menjadi dasar penting untuk implementasi program dan kebijakan yang tepat sasaran.
Sedang DPRD, sebagai fingsi pengawasan akan memberikan arahan dan aturan prosesnya. Agar bisa searah dalam kinerja pemerintah baik desa maupun kabupaten, dan harapan DPRD atas pembangunan.
Ditambahkan Syahrul Munir, bahwa langkah awal yang terukur. Karang taruna Gresik. Berharap menjadi wadah perubahan kinerja semua lapisan perubahan di desa-desa, sekaligus memperkuat peran strategis pemuda dalam pembangunan daerah.
Sementara Ketua Karang Taruna Kabupaten Gresik Satya Pradika mengatakan, bahwa fokus utama organisasi pada periode ini adalah penguatan sumber daya manusia (SDM) pemuda.
Dan kemandirian mereka, dengan gerakan yang berawal dari desa. Para pemuda menunjukkan langkah nyata, untuk meningkatkan peran pemuda di tingkat desa hingga kabupaten.
“Prioritas adalah mengembangkan potensi pemuda hingga ke tingkat desa, sekaligus mendorong mereka menjadi lebih mandiri. Pembangunan lebih terarah sesuai kebijakan dan peruntukan, dan seimbang antara prodak juga dari yang telah di keluarkan untuk kebutuhan,” pungkasnya. [kim.dre]

